Posts

Showing posts from June, 2014

Instant Bajigur

Image
Bajigur adalah minuman tradisional favoritku. Jadi saat ke Bandung kemarin lihat ada bajigur instan, langsung aku beli sebagai oleh-oleh. Karena baru pertama beli, jadi aku beli satu pak saja. Yang sangat menarik adalah desain bungkusnya yang menarik, keren, tidak seperti desain produk instan pada umumnya.


Aku jadi ingat jaman kuliah di Bandung dulu, sering sekali beli Bajigur yang dijual oleh penjual keliling, berbarengan dengan singkong, ubi dan berbagai makanan kampung lainnya. Selain harganya yang murah, bajigur cukup efektif untuk menambah tenaga dan mengganjal perut ketika duit di kantong sedang tidak bersahabat.


Bonus: kalau ini wedang sereh yang dihidangkan di kafe Kartika Sari Dago.

Weekend in Bandung

Image
Subuh-subuh sudah rapi jali, nongkrong di pom bensin daerah Grogol, maklum, nyari tiket travel ke Bandung kebanyakan dah full, dapatnya ya subuh-subuh gini. Selain itu Daytrans lagi ada promo, cuma 65 ribu per orang. Kami berangkat bertiga (aku, istri dan adik ipar) ke Bandung, untuk refreshing aja di akhir pekan.


Meski sudah berangkat sebelum matahari terbit, jalanan sudah cukup padat. Berangkat setengah 6 lebih, sampai Bandung hampir jam 9, mungkin juga karena sempat istirahat hampir setengah jam di rest area. Perjalanan sih lancar-lancar saja. Tapi yang menyebalkan, pas sampai di Bandung dan beberapa penumpang turun, dengan santainya pak sopir membuka jendela dan MEROKOK. Lah, ini kan mobil ber-AC. Biarpun dia coba nyebul keluar jendela, tetap saja asap bisa masuk. Ah, payah nih supir.


Berhubung pool kedatangan di Cihampelas, kami langsung menuju Ciwalk buat nyari sarapan. Karena masih pagi, kami terpaksa "nggedor-nggedor" KFC biar buka lebih cepat (lebay mode on). Kami …

Snapshots whilte Waiting

Image
Waktu berkunjung (lagi) ke Rumah Mode, aku memutuskan untuk menunggu saja di luar. Untunglah istriku cukup pengertian, jadi dia belanja tanpa perlu aku temanin. Suasana outdoor yang asri membuatku lebih betah berada di luar, sekaligus menikmati udara Bandung yang masih segar.

Ah sialan, baru nyadar ternyata aku dipantati sama (patung) kodok itu.


Tapi karena aku harus mengawasi tas-tas bawaan kami, aku tidak bisa berkeliling sesuka hati. Alhasil aku hanya duduk di kursi di depan toko, sambil memperhatikan tingkah laku pengunjung lain yang sudah mulai berdatangan pagi ini. Kebanyakan aktivitas pengunjung adalah berfoto-foto, baik selfie maupun gantian memotret.


Sepasang suami istri sedang memperhatikan hasil jepretan foto mereka, memastikan apakah hasilnya sesuai atau tidak. Kalau gak sesuai, tinggal dihapus dan diulangi lagi. Teknologi digital membuat hal tersebut sangat mudah dilakukan, dan murah. Bayangkan kalau kita masih pakai potret analog. Hasil gak bisa diketahui, juga tidak bis…

Trans Studio Bandung (Part 2)

Image
Setelah makan siang, kami mencari wahana yang menarik tapi santai. Soalnya kalau memilih wahana yang memicu andrenalin, takutnya malahan sia-sia makanan yang barusan dinikmati. Apalagi makanan di dalam studio ini tidak bisa dibilang murah. Pilihan kami adalah Sky Pirates, wahana menaiki kapal Zeppelin berkeliling studio. Tentu saja bukan balon udara sungguhan, melainkan hanya memutar ibaratnya gondola.


Dari kapal "udara" itu, kita bisa melihat suasana di hampir setiap sudut studio ini. Gak terlalu berasa rugi lah. Berhubung jumlah kapal juga lumayan banyak, dengan waktu edar yang tidak terlalu lama, kita tidak perlu mengantri lama untuk bisa menikmati perjalanan ini. Pas banget untuk yang pengen sekedar santai sehabis makan.



Setelah berkelana lewat udara, giliran mencoba wahana lewat air, Jelajah. Meskipun tampaknya santai, rupanya "pelosotan" yang ada cukup tinggi dan menegangkan, dan cipratan air yang dihasilkan juga menambah seru wahana ini.


Istriku berada di s…

Trans Studio Bandung (Part 1)

Image
Beberapa pengunjung berfoto ria di depan pintu masuk Trans Studio Bandung, di tempat yang memang sudah disediakan dengan latar belakang keempat maskot tempat rekreasi ini. Pertama kalinya aku datang ke tempat ini, setelah cukup lama penasaran seperti apa isinya. Lumayan buat refreshing, meskipun padahal kerjaanku lagi menumpuk.


Meskipun lagi musim liburan dan juga hari sabtu, tampaknya tidak terlalu banyak wisatawan yang datang. Tiket di lantai satu masih terlihat sepi. Mungkin juga karena banyak yang memilih membeli tiket secara online, seperti yang kami lakukan. Dengan membeli online, kita gak perlu antri, cukup menukarkan tiket di dekat pintu masuk.


Di tempat ini tidak boleh membawa makanan dari luar, kayak di bioskop aja. Untungnya kita bisa menitipkan makanan secara gratis. Penitipan barang dikenakan biaya 20 ribu, tapi kalau makanan gak dikenakan biaya. Setelah melewati pintu masuk, kita akan disambut oleh fotografer "profesional". Bukan karena dianggap kayak artis, t…

TSM Bandung

Image
Terakhir kali aku berkunjung ke mall ini, namanya masih BSM (Bandung Supermall). Mall yang megah, tapi termasuk sepi. Aku jarang ke sini karena jaraknya agak jauh dari kos-kosanku dulu, dan lama-lama mall ini jadi sepi. Sekarang namanya sudah jadi TSM (Trans Studio Mall), tampak lebih ramai pengunjung apalagi dengan adanya Trans Studio.


Untuk ukuran mall, gerbang masuk ini tampak "angker", seperti terlalu ketat, kurang terbuka. Mungkin ini juga dulu yang jadi salah satu alasan aku enggan datang, sebagai mahasiswa dengan isi kantong pas-pasan yang datang ke mall cuma buat muter-muter tanpa belanja :)


Sebuah masjid cukup megah sedang dibangun di depan mall, entah ini sedang direnovasi atau memang belum selesai dibangun. Mungkin juga target menyelesaiannya adalah waktu lebaran nati, mengingat halaman yang luas dan tampak bisa menampung cukup banyak jemaah.


Lobi utama mall, dengan hiasan kupu-kupu kertas. Besok sudah masuk bulan Ramadhan, tapi  sepertinya hiasan khas Idul Fitri…

Puppies

Image
Tiga anak anjing tampak bengong memperhatikan kehadiranku, dan sejenak berhenti bermain. Sudah lama aku penasaran dengan adanya anak-anak anjing di depan rumah yang tampak tidak berpenghuni ini. Tapi kurasa sih ada yang merawat mereka, karena setiap kali aku lewat selalu ada makanan yang tersedia bagi mereka.


Di sini yang tampak hanya tiga, dan semuanya berwarna hitam. Padahal ada 6 ekor, kalau gak salah, dan ada juga yang warnanya coklat kemerahan. Sayangnya aku gak sempat memotret semua anak anjing yang lucu-lucu itu, beberapa diantaranya sedang tidur di sudut tempat lain.


Alasanku gagal memotret anak anjing yang lain adalah karena induknya galak banget. Setiap kali aku lewat tempat ini, dan ketahuan menoleh atau memperhatikan anak-anaknya, dia akan menggonggong kencang dan mengancam. Pokoknya benar-benar protektif. Padahal seingatku dulu, sebelum ada anak-anak anjing itu, induk anjing ini cenderung pendiam, tiap aku lewat dia santai saja. Sekarang dia baru berhenti menggonggong ka…

A Sunny Morning At Mangga Dua

Image
Sebuah kereta listrik sedang menunggu giliran keberangkatan di stasiun Mangga Dua, tampak dari arah gedung Eka Jiwa Mangga Dua. Di ujung satunya, dari arah St. Kota, juga ada yang berhenti menunggu giliran (tidak tampak di foto).


Pagi-pagi aku sudah sampai di Mangga Dua bersama istriku, bukan untuk belanja, tapi untuk urusan kredit di BII. Acara dijadwalkan jam 8, tapi kami diminta datang lebih awal 15 menit. Untunglah jalanan masih belum macet, bisa dibilang sangat lancar. Kami masih sempat sarapan bentar di samping gedung, meski hanya cemilan, tapi lumayan buat ngganjal perut.


Jurangmangu - Palmerah

Image
Bintaro Jaya Exchange kelihatan dari samping stasiun Jurangmangu, Tangerang. Hari ini aku sengaja iseng mencoba jalan kaki dari perempatan duren ke stasiun, jalan santai ternyata cuma 15 menit. Berarti jaraknya gak sampai 1 km, hanya saja jalanan berkelok dan kurang ramah untuk pejalan kaki.


Inilah sisi barat dari stasiun, baru pertama aku lewat sini. Biasanya aku selalu lewat sisi timur, jalan utama. Ternyata di dalam tidak ada penghubung langsung antara kedua sisi, jadi masing-masing sisi punya pintu masuk terpisah, kalau masuk harus ke sisi yang tepat. Aku harus jalan ke underpass untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta.


Menurut kabar, dari stasiun ini akan dibangun terowongan langsung menghubungkan Bintaro Exchange. Ternyata jalur itu sudah ada, meskipun hanya seperti jalan setapak seperti ini. Hmm... kapan-kapan nyobain jalan ini deh ke mall :)


Menurut temanku, stasiun Jurangmangu ini tidak dibangun oleh pemerintah (PT KAI), tapi dibangun oleh pihak Bintaro Jaya, dan merupakan s…