Posts

Showing posts from September, 2012

Momo and Lilo, the Twin Kitten

Image
Momo dan Lilo, anaknya Kome yang sudah berumur 1 bulan. Mereka mulai berani dan bermain keluar kandang, termasuk di dalam kamar.

Cat Collage September 2012

Image
Untuk bulan ini, Kleo masih mendominasi foto, meskipun kedua kembar Momo-Lilo juga cukup banyak. Namun aku putuskan bikin kolase tersendiri untuk kedua bayi kucing itu.

Kleo masih hobi nangkring di barang yang baru tiba, kardus tivi, rak tivi, meja, kursi dsb. Yang paling menjengkelkan sekarang dia punya kebiasaan nangkring di atas lemari, tentu saja menggunakan kulkas sebagai batu loncatan.

Kucrut sangat sering naik ke pangkuanku saat aku duduk bekerja, terutama saat dia merasa lapar.

Cool Mannequin

Image
Pajangan manekin di Matahari Citraland kali ini sangat menarik menurutku. Aku tidak fokus pada baju yang dipajang, tapi lebih ke latar belakangnya. Keren lah...


ATM Line

Image
Beberapa wanita sedang menggunakan mesin ATM di Central Park. .... (ya ya ya ... lagi-lagi posting gak iseng :) )

My Shadow

Image
Melangkah pulang, sehabis belanja dari pasar ... (posting gak penting banget hehehehe)

Time To Go Home!

Image
Waktunya pulang. Tampak menara di Bandara Changi, yang juga menjadi salah satu icon wisata dan sering digambar dalam souvenir seperti gantungan kunci. Di sepanjang jalan menuju dan sekitar bandara ditanam pohon bougenville berwarna pink, kalau dilihat sekilas mirip hamparan bunga sakura :)


Ruangan di dalam Terminal 1 Bandara Changi, lega, nyaman. Yang aku suka, tumbuh-tumbuhan yang ada di sini sebagian besar (atau mungkin semuanya) asli, tumbuhan hidup, bukan dari plastik.


Di dalam areal Bandara ada kereta mini yang bisa digunakan untuk transit dari satu terminal ke terminal lain. Sebenarnya antar terminal bisa dijangkau dengan jalan kaki, jauh tapi tidak membosankan, cuma capek saja. Kalau gak mau repot ya bisa memanfaatkan kereta mini ini. Aku sempat mencoba menuju Terminal 2 dari Terminal 1 bolak-balik. Aku baru ingat bahwa 6 tahun lalu aku datang kesini dan check in di Terminal 2.


Pesawat-pesawat sedang antri untuk lepas landas dari bandara Changi, termasuk pesawat yang kutumpang…

Around Marina Bay Sands

Image
Dari Merlion Park kita bisa melihat Marina Bay Sands, kawasan Marina Bays Sands, yang bangunannya juga cukup iconic bagi kota singa ini. Selain megah, gedung-gedung yang ada di sana juga unik bentuknya. Bersyukur sekali aku tiba di lokasi ini masih dalam cuaca cerah menjelang matahari terbenam. Bisa dibilang aku menikmati sunset di Marina Bay ini. Bukan sunset yang menakjubkan karena tertutup gedung-gedung bertingkat, namun kehangatan senja tetap terasa saat aku jalan-jalan sendiri dari Marina Bay, melintasi Esplanade hingga ke Marina Bay Sands.


Di kawasan Marina Bay Sands itu ada Casino, Theater, Museum, Hotel dan juga Mall. Enam tahun lalu, waktu aku berkunjung ke Marina Bay, aku sedikit kecewa karena tidak menemukan hal yang menarik saat keluar dari stasiun MRT. Ternyata memang kawasan ini baru diresmikan tahun 2010, pantes saja. Marina Bay Sands Hotel, yang berbentuk 2 menara dengan perahu di atasnya, katanya terinspirasi dari kejadian paska bencana tsunami, dimana ada sebuah kap…

Formula 1 Circuit of Singapore

Image
Aku baru tahu kalau ternyata sirkuit balapan Formula 1 di Singapore diadakan di jalan raya, di tepi Marina Bay, sebelah Esplanade dan Marina Bay Sands. Foto di atas diambil dari arah Merlion Park. Jalanan yang digunakan waktu itu masih belum ditutup dan bangku penonton pun belum selesai disiapkan. Lagipula perhelatan lomba F1 masih akan diadakan tanggal 22 September ini.


Selain di Singapura, sirkuit F1 yang berada di tepi pelabuhan adalah di Monaco dan Valencia. Pertandingan F1 di sini diadakan di malam hari.

Tampaknya seru juga kalau tol dalam kota Jakarta dijadikan medan Formula 1 :D

So, This is Merlion Park!

Image
Sah sudah kunjungan ke negeri singa kali ini setelah mampir ke Merlion Park, tempat patung Merlion, icon pariwisata Singapura ... hehehe (lebay).


Meski tidak sepadat pengunjung Monas di hari Lebaran, pengunjung taman ini cukup ramai, dan menurut dugaanku pastilah wisatawan asing. Aktivitas para wisatawan juga standard : motret, narsis, nongkrong dan ngobrol :)


Ini adalay Baby Merlion, patung Merlion dalam ukuran mini yang ada di belakang patung aslinya. Adanya taman dan pepohonan di sekitar patung membuat tempat ini tidak terlalu membosankan untuk jadi tempat nongkrong, sambil memandang perairan lepas di muara pantai Marina ini.


Saat aku datang, sedang ada peringatan ulang tahun Merlion. Ada sedikit kerugian dengan adanya acara itu, karena jadi ada pagar pembatas di sekitar patung Merlion, dengan penjagaan petugas pengamanan berotot tebal, sehingga sedikit mengganggu kenyamanan.

Traverse Fullerton Hotel

Image
Berbekal kesalahan yang kulakukan dua malam sebelumnya saat mencoba mencari Merlion Park, aku langsung mengambil arah melintasi Hotel Fullerton setelah keluar dari stasiun Raffless Place. Kali ini aku yakin gak akan kesasar lagi, toh hari masih terang dan waktu masih banyak. Jadi kunikmati saja perjalanan ini.


Tampak sekelompok pria sedang piknik, bergantian berfoto sambil bercanda. Dari tampangnya aku sudah menduga mereka orang Indonesia, dan saat aku mendengar mereka bicara, dugaanku benar. Hanya saja aku lagi enggan ngobrol, jadi aku nikmati saja jalan-jalan sendiri ini :)


Sebuah perahu wisata melintasi depan hotel Fullerton, dan depan itu adalah Anderson Bridge. Pemandangan yang cukup kontras, antara model perahu lama dengan jembatan modern. Menarik.


Sepanjang jalan aku menemui patung-patung yang unik, seperti patung anak-anak kecil sedang mandi di sungai, dan patung pertemuan penduduk Singapura dengan orang Eropa (bawah).




Bangunan hotel Fullerton sendiri termasuk bangunan tua, k…

Some Birds are Problem in Singapore

Image
Seekor burung hingga di mobil bos yang lagi diparkir. Buatku ini adegan unik, jadi langsung kupotret. Tapi bagi bos, ini menjengkelkan, dan ternyata memang burung itu buang kotoran di atas mobil :)

Salah satu yang membuatku nyaman di Singapura adalah masih banyak pohon rindang, dan banyak burung liar yang bebas berkeliaran. Selain jenis burung ini, burung Myna (entah apa namanya dalam bahasa Indonesia), saat bangun tidur aku mendengar suara burung gagak dan burung lainnya. Yang jelas bukan burung peliharaan.

Ternyata populasi burung Myna di Singapura cukup banyak. Mungkin lebih banyak (dalam persentase) dibanding burung gereja di Jakarta. "These birds are trouble", kata bos yang membuatku kaget.


Rupanya, burung jenis ini termasuk cukup jinak dan bisa bergaul dengan manusia. Sayangnya mereka biasa mengambil makanan dari tempat sampah, sehingga bisa dibilang bukan burung yang bersih. Nah, saat terjadi wabah flu burung, burung ini menjadi salah satu penyebarnya, karena bisa di…

Riding Singapore Cable Car

Image
Enam tahun lalu, aku pengen naik cable car ini (padahal waktu itu bawa duit pas-pasan gara-gara uang saku hilang di bandara) tapi gagal karena terlalu pagi. Makanya saat ada kesempatan kali ini tidak aku sia-siakan. Ternyata tiket per orang SGD 29, wah mahal juga. Bandingkan dengan Gondola Ancol yang cuma 40 ribu rupiah. Aku berharap bisa menikmati sunset di sini, karena lokasinya di tepi pantai, tapi ternyata aku kurang beruntung. Sore itu kondisinya mendung, juga katanya ada pengaruh asap dari Sumatera/Kalimantan.


Cable car ini memiliki tiga stasiun yaitu Mount Faber, Harbour Front dan Pulau Sentosa. Aku naik dari Harbour Front. Ketinggian tiang cable car ini sekitar 88 meter, bahkan stasiun Mount Faber mencapai 93 meter di atas permukaan laut. Dari dalam kereta gantung ini bisa terlihat bangunan-bangunan di tepi pantai Pulau Sentosa.


Tampak gedung-gedung di sekitar muara sungai, serta kapal-kapal yang berlabuh. Sayangnya kaca jendela tidak ada yang bisa dibuka, sehingga aku memotr…

Check In at Terminal 2

Image
Salah satu hiburan saat menunggu adalah dengan mengamati tingkah laku orang lain yang juga sedang menunggu. Seorang bapak dengan asiknya duduk di samping koper dan memainkan smartphone - mungkin update status, nge-twit, sms-an atau sekedar main game. Smartphone semakin membantu orang mengisi waktu menunggu.


Ada juga yang menghabiskan waktu dengan menelpon keluarga, sanak saudara ataupun rekan kerja, mungkin intinya gak jauh beda - update status kalau sekarang sedang menunggu sendirian hehehe...

Ada yang sedikit menjengkelkan dalam pengalamanku menunggu untuk checkin saat ini. Aku berangkat cukup awal, melalui perjalanan yang lancar tanpa macet (karena hari minggu), dan sampai 2.5 jam lebih awal dari jadwal keberangkatan. Dari papan pengumuman elektronik yang ada (yang mencatat keterangan penerbangan hari ini), aku dapat info kalau tempat check in adalah loket 25. Kulihat tak ada orang disana, juga tak ada petugas. Mungkin baru buka 2 jam sebelum keberangkatan. Oke, aku tunggu sambil …