Posts

Sejenak Melepas Rindu

Image
Matahari baru saja menyapa bandara Adisucipto, Yogyakarta, menerpa tanah bandara yang masih tampak basah. Udara sejuk menyambut para penumpang pesawat yang datang tepat waktu dari Jakarta.


Sudah hampir 5 tahun aku gak pulang kampung, di Mlati, Sleman, Yogyakarta. Istriku cukup sibuk kerja dan punya waktu mudik hanya akhir tahun, dan aku memilih mengalah untuk selalu liburan di kota istriku. Kali ini aku sempatkan untuk berkunjung ke kota ini, menjenguk bapak yang sakit keras. Bawaanku tidak banyak karena nanti malam aku sudah kembali ke Jakarta.


Meski sekarang taksi online sudah ada di kota ini juga, aku memilih memakai angkutan umum saja. Dari bandara naik TransJogja, melewati tengah kota. Mumpung masih pagi, jalanan masih sangat lancar dan penumpang juga sepi, lumayan sedikit melihat-lihat tengah kota,  sedikit mengobati rindu.


TransJogja hanya sampai Terminal Jombor dan dari sana aku harus ganti dengan angkutan Jogja-Tempel. Sudah lama angkutan ini gak pakai kondektur, sepertinya …

Festival Kesenian Sleman 2018

Image
Dalam kunjungan singkat ke Jogja kali ini, aku cukup beruntung bisa sedikit menikmati festival kesenian Sleman 2018, yang diadakan di lapangan Denggung, dekat rumah. Berawal dari informasi Yani soal jalan yang ditutup karena pawai bregada, aku langsung bergegas menuju lokasi.


Dari 17 peserta, yang merupakan perwakilan 17 kecamatan di kabupaten Sleman, aku hanya sempat menyaksikan sekitar 7 penampilan. Penampilan mereka rata-rata cukup singkat, kurang lebih 5 menit. Apa ga rugi ya, dandan dan latihan repot kok cuma tampil sebentar? Rupanya penampilan di lapangan Denggung ini hanya puncaknya saja. Sebelumnya mereka sudah melakukan kirab, entah dari mana.

Di antara seluruh penampilan yang aku saksikan, yang paling menarik buatku adalah Tari Edan-Edanan. Terus terang aku baru tahu ada tarian seperti ini, tarian yang katanya ditampilkan untuk mengiringi pengantin, sebagai sarana untuk menolak bala (bahaya). Tariannya dilakukan oleh pria dan wanita, yang berperan sebagai orang gila. Agak …

Nasib Tempat Sampah di Taman

Image
Menurutku, hal yang wajib dimiliki dalam sebuah taman umum atau ruang terbuka untuk umum adalah tempat sampah. Kalau bisa ada toilet dan/atau tempat cuci tangan, akan lebih baik lagi. Nyampah itu sudah jadi kebutuhan dasar manusia, termasuk yang sekedar ingin santai atau main di taman.

Makanya aku cukup prihatin dengan kondisi tempat sampah di taman perumahan, yang baru saja dipasangi lampu hias. Tempat sampahnya sudah pantas menjadi sampah, dan memang sudah sempat disampahkan. Untungnya pak RT masih bersedia memenuhi usulanku untuk "memasang" kembali tempat sampah itu, meski sudah rusak parah dan berlobang.
Untuk mengatasi lubangnya, sebagai ganti aku ambil pot milik tetangga yang tergeletak di pinggir taman. Toh daripada sekedar jadi "rongsokan", mending dimanfaatkan ala kadarnya.

Saat ada waktu, aku iseng ngecat tempat sampah ini dengan cat sisa yang ada di rumah. Kinclong untuk sementara hehehe. Masalahnya, ternyata sampah di lapangan ini BUKAN termasuk samp…

Sekelumit Cerita Robot Ben 10

Image
Aku ga pernah nonton film Ben 10, jadi gak gitu paham dengan tokoh maupun ceritanya. Makanya waktu Omnya El membeli robot figur dari film kartun ini, aku gak gitu paham karakternya. Yang jelas mainan ini harganya lumayan, di atas 100 ribu.
El masih belum terbiasa bermain dengan robot-robotab atau sosok action figure. Nah, respon dia waktu pertama melihat mainan ini adalah takut. Apalagi saat mendengar suara yang bisa dikeluarkannya - suara khas robot. El langsung menjauh dan minta robot itu "dibuang".
Makanya untuk beberapa waktu kami memanfaatkan robot ini, terutama Four Arms yang lebih dulu dibeli, untuk menjaga telur ayam yang disimpan di kulkas. Ya, El sering sekali mengambil telur ayam di kulkas untuk jadi mainan. Seringkali telur ayam itu berakhir dengan pecah dan terbuang percuma. Lumayan, adanya si Four Arms yang menjaga telur ini membuat El enggan bermain dengan telur.

Sesekali aku meletakkan robot-robot ini untuk "menjaga" laptop dari ulah usil El. Sempa…

Bunga-Bunga Baru di Taman

Image
Bunga mawar batik namanya, kata penjual bunga keliling yang kebetulan lewat depan rumah. Belakangan ini aku lagi hobi berkebun, eh bertaman, meski lahan cuma seuprit, dan berniat menambah koleksi tanaman. Ya sudah, pas kebetulan ada penjual yang lewat, aku beli. Tapi aku gak bisa beli banyak karena dia pasang harga mahal, dan aku agak enggan menawar. Ini juga aku terpaksa menawar karena aku rasa dia pasang harga sengaja untuk ditawar, gak banyak sih nawarnya.


Selain bunga mawar tadi, aku beli juga bunga Soka, yang sudah lumayan jadi dan ukurannya cukup besar - tinggi hampir 50cm dan banyak bunganya.


Selain kedua kembang tadi, ada juga tanaman baru yang aku tanam sendiri, kalau gak salah ini bunga pacar cina. Kebetulan aku lihat di samping rumah tetangga ada bunga ini banyak, berderet di dekat selokan dan sepertinya ada tunas-tunas baru. Aku sih gak sempat minta ijin ke tetangga itu, tapi aku rasa dia gak bakal keberatan, toh bunga ini sedikit tumbuh liar di luar pekarangannya.

Update…

Taman PRL

Image
Pengurus RT sedang memasang papan nama untuk satu-satunya taman di kompleks mungil ini. Terima kasih pak RT dan para rekan semua yang sudah bersusah payah memperindah tempat ini. Papan nama ini dilengkapi dengan lampu LED warna-warni yang menyala saat malam.


Oh ya, selain itu aku juga mengusulkan akan tempat sampah yang semula terbengkalai ditegakkan kembali, meskipun kotak sampahnya sudah bolong. Alternatifnya, di tempat sampah itu nanti bisa diganti dengan ember, setidaknya di taman ini ada tempat sampah jadi warga tidak buang sampah sembarangan, terutama anak-anak, saat bermain di sini.


Inilah tempat sampah itu, bagian bawahnya sudah hancur dan bolong, tapi bagian atasnya masih utuh meskipun berkarat. Aku pikir asal bisa dapat ember yang ukurannya pas, tinggal ditaruh di dalamnya sudah bisa berfungsi. Setidaknya warga tidak  punya alasan untuk buang sampah sembarangan.

Selain itu, masih banyak yang perlu diperbaiki dari taman warga ini agar lebih nyaman dipakai. Salah satunya adal…

Rangka Tivi Bekas

Image
Bermain di tempat pemulung bisa menemukan banyak objek foto yang menarik dan beragam. Contohnya ya rangka bekas televisi ini, bisa jadi frame yang bagus.


Sayangnya bocah ini belum bisa jadi model foto, belum paham dan belum mau diatur, jadi ya candid ala kadarnya saja.

Situ Gintung Dari RS Hermina

Image
Sudah lama aku ga jalan-jalan ke Situ Gintung,danau buatan yang mungkin paling luas se-Tangsel. Ternyata sebagian dari wilayah danau itu bisa terlihat dari dalam RS Hermina Ciputat, setdaknya di lantai 3 dan seterusnya.


Sayangnya akuhanya sempat melihat dari sisi utara edung, jadi kurang maksimal. Paling cakep kalau dilihat dari sisi timur, apalagi pas matahari terbit, terutama kalau bisa menikmati pemandangan ini dari atap gedung.

Aku sempat iseng naik ke rooftop, langsung ditegur sama petugas hehehe...


Rock Stacking

Image
Ada banyak batu di taman depan rumah, batu-batu kali yang halus yang memang khusus untuk taman. Entah bagaimana awalnya batu-batu ini ditata, yang jelas sekarang  sudah tidak beraturan dan tertimbun tanah.


Iseng, terinspirasi dari hebohnya cerita soal sungai di Sungai Cidahu, nyoba belajar menyusun/menumpuk batu-batu itu. Tidak mudah, meskipun juga tidak terlalu sulit, tergantung pilihan batu. Yang jelas, aku hanya bisa menumpuk maksimal 5 buah batu, itupun yang bentuknya tergolong rapi. Entah mengapa, setiap sampai batu ke-6, keseimbangan selalu kacau hehehe.... dasar super amatir.



Yang jelas aku senang melihat tumpukan batu itu, ada seni tersendiri yang bisa terlihat. Seperti melihat patung abstrak.

Sayangnya, kalau di Cidahu beberapa oknum merasa "terancam imannya" oleh batu-batu tak bernyawa itu, di rumah si bocah ganteng yang tidak suka. Setiap melihat ada batu bertumpuk, dengan segera ia merobohkannya.

Mencoba Berlari (Lagi)

Image
Sepatu ini aku beli sudah lama, harusnya lebih dari dua tahun lalu karena saat itu belum punya anak. Seingatku aku baru 1-2 kali memakai sepatu ini, karena memang jarang olahraga, terutama lari. Selain masalah stamina, dan kaki yang gampang sakit saat lari terlalu lama, juga makin lama sulit mencari waktu luang - dan lebih tepatnya sulit mendapat motivasi untuk olahraga.

Pagi ini aku iseng untuk mulai lari pagi, mumpung El sedang tidur, cuaca cerah, dan istriku sedang cuti. Biasanya tetangga berolahraga ringan dengan jalan/lari keliling kompleks, tapi aku merasa ragu. Jadi aku putuskan untuk lari di jalan raya, meskipun target awal tidak terlalu jauh. Dua-tiga km rasanya sudah cukup.

Belum ada 1 km, aku sudah merasa capek dan menyerah. Persis di depan McD Menjangan, aku berhenti dan mulai jalan kaki. Mendadak pandangan berasa kabur dan berkunang-kunang, dan yang paling menyakitkan adalah dada rasanya sangat sesak serasa akan meledak. Andai aku ada di lapangan atau rumah, pasti aku su…