Posts

Showing posts from January, 2015

Festival Paduan Suara ITB 2015

Image
Nah, sebenarnya tujuan utama kunjunganku ke Bandung di akhir pekan ini adalah buat nonton lomba paduan suara di ITB. Kebetulan keponakanku yang ada di Semarang ikutan untuk kategori B, yang setingkat dengan sekolah menengah pertama (SMP). Kakakku sempat nelpon kira-kira aku bisa mendampingi atau tidak, soalnya mereka belum tentu bisa cuti. Ya udah, sekalian aja refreshing, mumpung dah agak lama gak ke Bandung.

Hampir 6 tahun aku kuliah di sini, belum pernah sekalipun aku nonton lomba seperti ini, apalagi kalau pakai acara bayar segala. Baru kali ini aku beli tiket pertunjukan di ITB, langsung aja beli yang VIP toh selisih harga "hanya" 20 ribu.


Ini sebagian dari peserta lomba paduan suara tingkat SMA. Rupanya untuk tampil di lomba ini kostum juga mendapat perhatian khusus. Meski yang dilombakan adalah suara, tapi gak bisa pakai kostum sembarangan. Entah apakah kostum juga masuk ke salah satu penilaian atau tidak.


Nah kalau yang ini kostum dari beberapa peserta tingkat SMP y…

Napak Tilas : Kanayakan - Bukit Ligar

Image
Pagi ini langit di atas kota Bandung sangat cerah, cocok buat jalan-jalan. Berhubung pagi ini gak ada acara apa-apa dan aku juga sendirian di sini, aku putuskan untuk napak tilas jalan kaki dari Dago ke Bukit Ligar. Jaman kuliah dulu, aku sering jalan kaki lewat jalur itu untuk pulang-pergi ke kampus, buat menghemat ongkos. Seingatku kurang lebih selama 4 tahun aku tinggal di salah satu rumah di Bukit Ligar.


Sebelum mulai perjalanan, isi bahan bakar dulu. Sarapan dengan makanan yang dulu sering aku nikmati waktu di Bandung - kupat tahu. Hanya saja kupat tahu di Jawa Barat ini beda dengan yang sering aku nikmati waktu kecil di Jogja. Kalau di sini kupat tahu isinya tauge dengan bumbu kacang (selain kupat+tahu tentunya). Sementara kalau di Jogja kupat tahu ada kuahnya, bening dan manis gula jawa, seger lah. Tapi aku suka dua-duanya. Harga masih 8000 per porsi, beli di pinggir jalan.

Aku berangkat melewati jalan Kanayakan, lewat depan kampus Polban dan melintas perumahan elit. Di ujung …

Pengalaman Menginap di Garden Hostel

Image
Ini pertama kalinya aku menginap di sebuah hostel sendiri, gaya backpacker-an yang kamarnya model kayak barak gitu, satu kamar ada banyak tempat tidur dan kamar mandi dipakai rame-rame. Alasannya simple, nyari yang murah karena toh liburan kali ini aku cuma sendiri. Kalau bareng keluarga yang mending sewa kamar yang lebih keren. Aku iseng nyari hotel di Traveloka dan Garden Hostels ini jadi pilihanku.


Seperti kebanyakan hotel atau rumah di Bandung, hostel ini penuh dengan taman dengan berbagai bunga yang indah, seperti bunga Anggrek ini. Selain itu juga ada pohon rambutan yang sudah berbuah, sayangnya mau minta kok malu :) Yang jelas suasana di dalam hostel ini asri dan nyaman. Untuk istirahat dan sekedar nongkrong juga nyaman. Suasana Bandung yang adem benar-benar terasa.



Alasan utama aku memilih tempat ini, selain karena harga, juga karena lokasinya yang strategis menurutku. Di jalan Dago dengan akses angkot 24 jam, sekitar 500 meter dari Pasar Simpang Dago, dan persis di pinggir j…

Napak Tilas : Kampus ITB

Image
Weekend ini aku pergi ke Bandung sendirian untuk menghadiri lomba paduan suara yang diikuti oleh ponakanku dari Semarang. Sekalian refreshing juga. Berangkat pagi hari dengan travel XTrans dari BTC Bintaro, dapat jadwal yang jam 7.30 dan masih kosong. Suasana BTC pagi ini juga masih sepi sekali.

Meskipun sudah berangkat agak pagi, tetap saja perjalanan tersendat di sepanjang jalan tol dari Lebak Bulus hingga Cikarang. Payah juga. Sempat tertidur saat kendaraan berjalan merayap, eh pas bangun di Cikarang sudah jam 9.30 ... busyet, dua jam baru sampai sini.


Sampai Bandung jam 10 lebih, untunglah tadi sempat sarapan cemilan di pasar modern. Jadi perut gak terlalu kosong pagi ini. Turun di daerah Cihampelas, aku memutuskan untuk jalan kaki saja menuju Balubur, melewati jalan Pelesiran. Jalan ini dulu sering aku lewati saat masih kuliah, karena aku sempat kos selama setahun di daerah Kebon Bibit, dan sempat bergereja di daerah Cihampelas. Lagipula kalau naik angkot juga gak ada yang sekal…

Siluet Senja di Situ Bungur

Image
Hujan deras di sore hari tadi masih menyisakan awan mendung di langit. Namun menjelang maghrib, suasana masih tampak cerah, menandakan matahari sore di ufuk barat masih punya celah untuk mengirimkan sinarnya. Ini juga berarti akan ada sunset moment yang indah, dan tempat terdekat paling menarik untuk menikmati peristiwa ini adalah di Situ Bungur.


Seekor kucing tampak sedang bersantai di tepi danau. Waktu aku mendekat, dia sempat waspada, tapi tidak berlangsung lama. Sepertinya dia jenis kucing yang akrab dengan manusia, dan ketika aku panggil, dia segera membalas dengan mengeong pelan. Tapi akhirnya dia pergi juga, karena toh aku gak membawa makanan untuk aku berikan ke kucing ini. Apakah dia sedang ingin menikmati senja juga? Entahlah.


Benar dugaanku, semakin lama langit mulai berubah warna. Dari sekedar kuning terang bergradasi ke warna biru, warna mulai berubah lebih jingga dan menyebar makin luas. Gerimis rintik-rintik mulai turun dan memberi sedikit riak di air danau yang tenang…

Matahari Terbit di Pagi Berkabut

Image
Dua pria ini memacu sepedanya melintas jalan Rasuna Said, Bintaro, yang masih sangat sepi menuju arah Graha Bintaro. Ada beberapa pesepeda dalam rombongan itu, lebih dari satu. Meskipun bukan akhir pekan, tapi aku amati ada beberapa orang bersepeda di daerah ini, baik sekedar bersepeda, jogging atau jalan kaki.



Ini pertama kali aku datang ke tempat ini, karena penasaran jalan ini kira-kira ujungnya di mana. Udara pagi ini cukup dingin dan masih ada bekas kabut di sekitar jalan, mungkin juga karena semalam turun hujan. Tapi pagi ini langit tampak sangat cerah.

Nah karena aku melihat matahari baru aja terbit di timur, aku sengaja menghentikan motor dan parkir sebentar untuk menikmatinya. Apalagi udaranya segar, dan ada hamparan lahan kosong di pinggir jalan, yang cukup mendukung untuk menikmati sunrise moment ini.


Kebetulan agak jauh dari lahan kosong itu ada masjid, tidak terlalu besar, tapi cukup dominan dibanding bangunan lain di sekitarnya. Jadi aku cari posisi yang tepat untuk bis…

Singapore Trip - Jan 2015

Image
Waktu nonton film Chef, aku tertarik ketika si anak kecil bercerita ke ayahnya bagaimana dia membuat video hanya 1 detik (atau kurang lebih lah), dan kemudian menggabung-gabungkan video itu menjadi sebuah film tentang perjalanan mereka. Wah, menarik juga menurutku. Jadi aku coba bereksperimen dengan cara yang sama, untuk merekam perjalananku. Hanya saja aku tidak membatasi hanya 1-2 detik, tapi agak lebih banyak. Untuk di android juga ada aplikasi gratis untuk menggabungkan video itu, meskipun kualitas hasilnya tidak begitu bagus, tapi tetap menarik. Pada dasarnya aku masih malas untuk merekam video dan lebih suka memotret gambar diam.  Cuma cara seperti ini rasanya cukup menarik dan menantang juga.

Jadi ini bisa dibilang perjalanan pertama ke Singapura di tahun ini, seperti biasa, enam hari dari Minggu hingga Jumat. Ada beberapa kejadian menarik dalam perjalanan ini, misalnya delay keberangkatan pesawat hampir 2 jam, untuk pertama kalinya aku menikmati Bak Kut Teh, kemudian kena dia…

Installasi Seni di Raffles Place

Image
Beberapa kali mengunjungi Raffles Place, aku melihat ada beberapa karya seni installasi yang sebelumnya belum pernah aku lihat. Yang pertama adalah tumpuka bola metalik berukuran besar ini. Silahkan hitung sendiri jumlahnya. Ini ada di dekat gedung the Arcade. Kita bisa selfie juga di situ dan langsung dapat efek fish-eye, lha wong cerminnya cembung :)


Kalau ini dekorasi berupa ratusan ikan yang ditempel di dinding. Karena di beri pagar pembatas, aku tidak bisa mendekat untuk tahu apa bahan yang digunakan untuk membuat ikan itu, apa kaca, plastik, fiber atau yang lain.


Dan ini mungkin karya seni yang sering diabaikan, karena cuma seperti tanaman yang diletakkan di tembok. Sewaktu aku amati, rupanya tanaman-tanaman itu disusun membentuk peta dunia. Telaten sekali.

Bakar Ikan di Malam Tahun Baru

Image
Malam tahun baru biasanya aku lewatkan begitu saja, tidur lebih awal, yang biasanya tidak nyaman karena bunyi petasan yang sangat berisik. Tapi kali ini aku coba ikut kegiatan di tempat baru, kebetulan pak RT yang rumahnya dekat rumahku mengajak untuk membakar ikan mujahir hasil tangkapan tadi siang. Aku ikut saja, selain untuk lebih mengenal warga lain, juga mengisi waktu luang di malam pergantian tahun ini.


Rasa ikan bakarnya enak, apalagi meskipun langit cerah, tapi udara malam lumayan dingin akibat hujan yang mengguyur sampai sore hari tadi. Tidak banyak warga yang hadir, tapi lumayan ramai lah meskipun cuma sekitar 8 orang, termasuk 2 bocah yang nimbrung belakangan. Sebagian warga memliki aktivitas sendiri di tempat lain, jadi tidak bisa bergabung.

Selamat Tahun Baru 2015!
Happy New Year 2015!