Posts

Showing posts from June, 2015

RIP Feri - Satpam Komplek

Image
Minggu siang ada kabar dari grup whatsapp bapak-bapak komplek tentang meninggalnya salah satu personel satpam. Penasaran, aku segera menuju ke pos satpam untuk memastikan kabar itu, sekaligus penasaran satpam mana yang meninggal. Nama Feri agak asing bagiku dan ternyata benar, dia adalah satpam yang belum lama bergabung, yang selama ini tampak pendiam. Karena rumah sakit tempat jenasah disemayamkan tidak jauh dari rumah, aku bareng salah satu satpam datang ke rumah sakit itu. Di sana sudah ada ibu angkat dari Feri, seorang ibu berjilbab yang duduk mengenakan baju batik.


Dari sini aku juga baru tahu kalau ternyata Feri yatim piatu dan tidak punya kerabat dekat. Dia tinggal menumpang orang lain, dan sudah lama menderita penyakit hepatitis yang menyebabkan komplikasi. Penyakitnya sudah cukup parah dan sepertinya warga kurang begitu paham kondisinya. Dengan keadaan ekonomi yang bisa dibilang miskin, wajar kalau dia mengabaikan penyakit itu. Seorang tetangga pernah mengajaknya berobat di …

Situ Pondok Jagung

Image
Matahari pagi bersinar cerah, terlihat dari balik pepohonan di sekitar Situ Pondok Jagung atau Situ Rawa Kutuk. Setelah sebelumnya aku gagal menemukan danau ini, akhirnya pagi ini ketemu juga. Karena gagal mencapai danau ini dari jalan Pondok Jagung atau jalan Rawa Kutuk, aku coba jalur lain yaitu melewati komplek Regency Melati Mas. Memang menurut peta sih lokasi danau lebih dekat dari komplek ini, sayangnya dulu aku tertipu dengan nama jalan yang sama dengan nama danau. Lokasi danau persis di belakang kantor kecamatan, dan bisa dimasuki dari jalan di samping gedung dinas pemadam kebakaran. Awalnya aku sempat ragu karena seperti jalan buntu, tapi coba cuek dan melaju terus dan ternyata ketemu.


Saat ini sedang ada proyek pemeliharaan berkala bukan dari pemkot Tangsel melainkan langsung dari Kementrian PU & PR dengan dana dari APBN. Menurut keterangan yang  sih proyek ini dimulai tanggal 12 Juni 2015 selama 150 hari dan menelan biaya 3,69 milyar rupiah. Syukurlah, ternyata pemerin…

Pemancingan Ditutup

Image
Ini pertama kalinya aku motret areal (bekas) pemancingan di samping perumahan dari sebelah timur. Selama tempat pemancingan ini masih aktif aku agak enggan untuk masuk, sedangkan akses dari arah barat (dari perumahan) sengaja ditutup. Seingatku, saat air sungai meluap, kolam ini akan kebanjiran dan banyak orang dengan semangat memancing ikan di sana, tanpa bayar tentunya.


Sudah lebih dari satu bulan tempat ini ditutup. Sewaktu masih menjadi pemancingan umum, tiap hari Rabu, Sabtu dan Minggu pasti ramai pengunjung. Sekarang sepi, meskipun kolamnya masih ada. Kabarnya tempat ini akan diganti menjadi pabrik tahu, waduh! Waktu aku tanya ke pak RT soal penutupan tempat pemancingan ini, katanya karena kontraknya sudah habis.


Minggu lalu pak RT melakukan "amal", sengaja menyebar ikan lele ke kolam tersebut dan mengundang teman-teman, termasuk warga perumahan untuk memancing bersama, gratis. Anak-anak kecil yang sudah memasuki masa libur sekolah juga ikut mancing dengan gembira. Sa…

Kecambah dan Cangkang Telur

Image
Kalau gak salah, jaman SMP (atau SMA ya?) dulu pernah ada praktikum biologi yang melibatkan kecambah kacang hijau. Ya praktiknya simpel sih, cuma disuruh mengamati pertumbuhan kacang hijau dari benih sampai bertunas, cukup dengan meletakkannya di atas kapas basah.


Selanjutnya aku baca di internet tentang beberapa manfaat cangkang telur, terutama karena dia mengandung kalsium, duh lupa linknya dimana. Salah satunya adalah untuk menumbuhkan benih. Terinspirasi dari dua hal itu, aku iseng aja bikin eksperimen ini, meletakkan biji kacang hijau di atas kapas basah dan aku letakkan di cangkang telur yang sudah kosong.


Seingatku cuma butuh waktu 2 hari saja biji kacang hijau itu langsung tumbuh, menjadi kecambah. Karena aku letakkan di luar rumah, tiap hari aku perlu "menyiraminya" agar kapas tetap basah. Ternyata pertumbuhan awalnya termasuk cepat. Dalam empat hari, batangnya sudah tumbuh sepanjang ini.


Lumayan juga bisa jadi objek foto-foto iseng di depan rumah :)
Awalnya istrik…

Mendung Yang Menambah Keindahan Pagi

Image
Matahari pagi seperti terlambat terbit karena terhalang oleh mendung di ufuk timur. Perlahan tapi pasti, sinar pagi tampak semakin terang menerangi pagi yang dingin. Hujan yang turun kemarin masih menyisakan udara dinginnya di daerah Pondok Aren yang biasanya panas menyengat.


Meskipun langit tampak mendung, tapi perhatikan tidak akan turun hujan dalam waktu dekat, makanya pagi ini aku luangkan waktu untuk jalan-jalan, pakai motor. Karena bingung mau kemana, aku melaju saja ke arah Graha Bintaro, terus mutar ke arah Parigi Baru, melewati Vihara Siddharta.


Di salah satu sudut Jalan Manungga, dapat spot yang lumayan menarik untuk menikmati matahari pagi. Ada tanah kosong yang tidak terlalu kumuh dan menghampar tannpa halangan pepohonan ataupun perumahan. Meski ada sedikit sampah, tapi tidak terlalu mengganggu.


Dari tempat ini bisa kelihatan menara Masjid Bani Umar, sayangnya masih tampak terlalu jauh. Aku sudah coba cari tempat-tempat lain yang lebih dekat ke masjid unik itu, sayangnya …

Ladang di Tengah Kota

Image
Di Jakarta masih ada lahan-lahan kecil yang dimanfaatkan sebagai ladang untuk menanam sayuran atau bunga. Salah satunya aku jumpai di Meruya, Jakarta Barat.


Tapi biasanya ini terjadi bukan di tengah kampung melainkan di pinggir perumahan besar. Kadang-kadang ada kavling yang belum diisi dan dibiarkan kosong oleh pemiliknya, kemudian ada warga (entah atas ijin yang punya atau tidak) mengelola lahan itu. Kenapa jarang terjadi di kampung? Soalnya kalau di kampung pasti sudah dibuat rumah petak untuk dikontrakkan, ampe empet-empetan, pokoknya cari duit sebanyak-banyaknya.

Fogging

Image
Beberapa warga menyaksikan aktivitas pengasapan yang diadakan minggu pagi ini di seluruh lingkungan perumahan. Sudah adanya 3 anak yang terkena DBD membuat pengurus RT bertindak cepat, salah satunya dengan melakukan pengasapan ini.


Adanya teknologi informasi dan jejaring sosial membuat komunikasi dan koordinasi warga menjadi cukup mudah, salah satunya dengan adanya grup di BBM atau Whatsapp. Kali ini pak RT tinggal memberi pengumuman ke (sebagian) warga terkait rencana pengasapan, juga iuran yang akan ditarik dari setiap warga untuk kegiatan ini. Meskipun cara penarikan iuran masih dilakukan door-to-door oleh security, tapi setidaknya informasinya sudah diterima (sebagian besar) warga terlebih dahulu.


Pak RT menawarkan ke tiap warga apakah akan di-fogging sampai ke dalam rumah atau cukup di luar saja. Aku memilih cukup di luar saja, soalnya repot kalau sampai masuk ke dalam, harus mengamankan kucing-kucing terlebih dahulu.

Sebenarnya pengasapan ini tidak terlalu efektif untuk membasm…