Posts

Showing posts from June, 2013

Car Drop at Taman Kedoya Baru

Image
Hari minggu pagi, tapi heran kok jalanan dari pintu tol Kebon Jeruk ke arah Kedoya macet. Ternyata ada kecelakaan yang membuat kendaraan sedikit terhambat, ditambah lagi beberapa kendaraan sengaja memperlambat laju kendaraan mereka untuk sekedar menyaksikan kecelakaan.


Kalau dipikir-pikir agak aneh juga, kok bisa mobil itu jatuh ke selokan. Padahal jalan di sebelah kanan itu harusnya satu arah, hanya dari arah perumahan ke jalan raya. Entahlah...

Social Tree at Changi Airport

Image
Ada yang baru di Terminal 1 Bandara Changi Singapura, yaitu Social Tree. Awalnya aku tertarik karena warna-warninya.


Ternyata di sini pengunjung bisa berfoto (ada beberapa photobooth yang bisa digunakan), menambah beberapa dekorasi pada foto dan menyimpannya sebagai kenangan di "pohon sosial" ini. Hasil foto juga bisa dikirim ke email kita, upload ke facebook atau twitter.


Narsis lagi, dan unggah ke pohon hehehe... Aktivitas yang cukup menarik sembari menunggu waktu keberangkatan pesawat untuk pulang ke Jakarta.

Haze Attack over Singapore

Image
Kunjunganku kali ini ke Singapura sangat tidak menyenangkan, karena harus merasakan asap kiriman dari Sumatera dengan tingkat yang mengganggu. Di hari pertama saja PSI sudah di atas 100, meskipun aku masih cuek dengan tetap jalan-jalan saat ada kesempatan.


Beberapa hari kemudian, kadar polusi akibat asap kebakaran hutan ini sudah hampir di angka 200, angka yang berbahaya. Tapi bagi para perokok, yang hanya boleh merokok di luar ruangan, seperti tidak berpengaruh apa-apa. Mereka tetap memaksakan diri merokok di tengah asap yang sudah berbahaya.


Di hari keempat mulai banyak penduduk yang mengenakan masker. Pas hari kelima, pas aku hendak pulang, angka PSI sempat menunjukkan angka 400, sudah sangat berbahaya. Jarak pandang kendaraan hanya sekitar 500 meter. Bahkan di beberapa pusat perbelanjaan, di dalam ruangan pun sudah terlihat asap karena pintu sering terbuka ketika ada pengunjung masuk/keluar.

Setelah menyaksikan tingkat polusi di atas 400, waktu tingkat polusi turun menjadi 150an,…

Hazy Night in Clarke Quay

Image
Dari taman Fort Canning aku melanjutkan perjalananku ke Clarke Quay melalui jembatan penyeberangan ini. Daerah ini tampak asing bagiku, karena baru pertama kali aku ke sini. Beberapa kali terdengar jeritan orang, ternyata ada semacam arena permainan seperti ayunan raksasa.


Dari kejauhan tempat ini tampak seperti tenda warna-warni. Rupanya ini adalah areal restoran, dengan atap yang khas dan warna-warni.


Di tengah-tengahnya ada air mancur dengan lampu warna-warni juga, yang sering dipakai para turis untuk berfoto ria. Deretan restoran yang ada di sini sepertinya kurang akrab di kantongku, jadi aku sama sekali tidak berminat buat nongkrong di sini hehehe


Eh pas lewat salah satu restoran Persia, sedang ada pertunjukan tarian tradisional hehehe ... cuci mata sebentar, meskipun sedikit terganggu dengan asap yang kian tebal menutupi Singapura.


Meskipun asap sudah di level mengganggu, aku belum melihat banyak orang menggunakan masker, dan masih banyak juga orang lalu lalang di tempat terbuk…

Night Walk at Fort Canning

Image
Berawal dari kejenuhan setelah seharian berkutat di tempat client, dari Orchard Road aku berjalan asal ke arah Park Mall, belok ke kiri, karena penasaran dengan bukit yang ada di balik Park Mall. Ternyata ada sebuah terowongan di sana, dan di depan terowongan itu ada keterangan tentang Fort Canning Park, dan juga arah menuju Clarke Quay.


Jadinya aku putuskan untuk nekat jalan kaki saja, paling-paling ntar nyasar di Clarke Quay, yang setahuku ada stasiun MRT. Biapun kondisi malam ini masih berasap, aku cuek saja. Kulihat di daerah ini banyak pohon, seharusnya bisa sedikit menetralisir asap -- naif :)


... lokasi yang cukup romantis seharusnya heheh... banyak pohon rindang, jalanan rapi, tempat duduk dan lampu taman yang tidak terlalu terang benderang.


Ternyata pas aku di sana lagi ada acara pernikahan yang dilakukan di luar ruangan (outdoor). Kasihan juga, para tamu harus menikmati hidangan di tengah asap, meskipun pada malam hari asap itu tidak terlalu terlihat. Namun menurut index po…

Dhoby Ghaut Green

Image
Ternyata begini bentuk Dhoby Ghaut Green kalau dilihat dari sisi lain. Biasanya aku cuma melihat dari arah Plaza Sing. Ternyata ada bangunan melingkar, dan karena penasaran aku mencoba melihat lebih dekat.


Wow, ternyata  ini merupakan gedung pertunjukan, dengan panggung setengah lingkaran. Menarik, di tengah kota, di jantung pusat perbelanjaan yang ramai. Tapi entah mengapa aku tidak pernah melihat ada kegiatan di tempat ini.


Tapi setidaknya tempat ini terbuka untuk umum, jadi bisa buat alternatif nongkrong, atau sekedar berlatih kegiatan seni. Entah juga sih, apakah bisa dipakai dengan bebas atau harus ada ijin khusus (dan bayar) untuk menggunakannya.

From Bugis to Bras Basah

Image
Siang ini aku makan siang bareng Bang Pii di daerah Bugis. Kebetulan bos ada acara makan siang di tempat lain, jadi aku bisa nebeng dan di drop di Bugis Junction.


Pii sendiri kerja di daerah Toa Payoh, dan dia cukup berbaik hati menemuiku di sini, yang dianggap tidak terlalu jauh dari tempatku maupun tempat dia. Kami makan di salah satu tempat pinggir jalan Victoria, dan ngobrol sejenak. Sudah lama dia ada di Singapura, tapi tiap aku pas ada tugas ke sana selalu saja gagal untuk bertemu. Kalau dipikir-pikir sudah hampir 3-4 tahun kami tidak ketemu.


Sesudah makan, aku iseng jalan-jalan sebentar di pusat perbelanjaan di Bugis. Cuaca kali ini tidak bersahabat untuk dipakai jalan-jalan, karena adanya asap dari Sumatera. Kondisi asap masih belum berbahaya, tapi sudah cukup mengganggu.


Ah, aku lupa nama patung ini. Di daerah sekitar patung ini banyak pedagang, juga ada banyak "becak" yang parkir di sepanjang jalan Albert. Baru tahu aku kalau ada becak atau trishaw di Singapura, s…

Embarrassing Moment

Image
Begini nih kalau buru-buru dan terlalu banyak yang dipikirkan, gak sadar kalau salah pakai sandal, jadinya kaki kanan dan kaki kiri pakai sendal berbeda. Parahnya lagi, udah sempat naik angkot ke pasar Slipi Jaya, makan di warung padang, dan hampir pergi nonton pameran komputer. Cukup lama baru sadar kalau ada yang gak beres dengan kakiku.

Sempat kepikir beli sandal baru, tapi aku putuskan untuk pulang naik angkot, (yup, dengan sandal yang beda gini), pasang muka tak bersalah saja. Pengen ngakak sekaligus memaki diri sendiri :D

Lizards in Ayer Island

Image
Di pulau Ayer yang kecil itu aku menjumpai beberapa ekor biawak, selain burung-burung tentu saja meskipun tidak banyak.


Ukurannya pun beragam, setidaknya ada 3 yang kujumpai dengan ukuran yang beragam. Pertama kali yang paling kecil, panjang cuma sekitar 25 cm. Selanjutnya yang sedang kurang lebih 1m.


Nah ini yang paling besar, sayangnya aku gak sempat mendekati karena dia keburu kabur dan masuk ke perairan. Panjangnya mungkin hampir 1.5 meter. Semua biawak yang kutemui termasuk pemalu. Tiap aku berusaha memotret dari depan, mereka langsung balik arah dan pergi menghindar.

Vacation at Ayer Island

Image
Akhirnya ... sampai juga di Pulau Ayer. Waktu tiba, angin bertiup cukup kencang sehingga di dalam kapal rasanya tergoncang-goncang cukup merepotkan. Tadinya semula kru kapal sengaja menggoyang-goyang kapal, iseng amat. Ternyata memang angin cukup kencang dari arah barat.

Saat kami datang, sudah ada beberapa pengunjung yang bermain speadboat yang disediakan di sana dengan tarif kurang lebih 300 ribu per jam.


Hal pertama yang dilakukan, dan seterusnya juga selama di pulau ini sih, adalah bernarsis ria. Gak yang muda, gak yang tua.


... dan mertuaku adalah yang paling getol berfoto ria dengan gayanya yang khas sesuai jamannya :)


Foto bareng .... sayangnya background terlalu cerah sehingga orangnya jadi tampak gelap.


Ini tempat welcome drink, dapat minuman jus jeruk gratis ketika tiba di lokasi ini. Paket yang kami ambil juga termasuk makan siang. Pulau ini sepertinya mengambil tema Papua. Hiasan-hiasan, bentuk rumah serta nama-nama tempat dikaitkan dengan Papua dan kebudayaannya.


Ada cuk…