Posts

Showing posts from 2017

Liburan Natal 2017 : Pulang

Image
Pot-pot bunga disusun membentuk nama KEDIRI di Stasiun Kediri,baru aku lihat kali ini. Melihat ukuran bunga yang kecil,memang sepertinya ini belum lama dibuat. Hari ini kami kembali ke Jakarta, naik kereta Gajayana.


Boneka mungil ini sementara waktu menjadi teman perjalanan kami, aku pasang saja di dekat jendela karena El tidak tertarik untuk bermain dengan boneka ini.


Karena berangkat masih sore (jam 4 sore), setidaknya kami masih bisa menikmati pemandangan di sepanjang rel kereta api dari jendela, apalagi saat cuaca cerah, hingga matahari tenggelam di wilayan Nganjuk. Kadang El duduk di samping jendela menikmati pemandangan, tapi lebih sering dia berjalan mondar-mandir di sepanjang gerbong.


Saat di St. Madiun, aku lihat ada deretan sepeda motor yang sudah dibungkus kardus, sepertinya hendak dikirim dengan memakai jasa kereta api. Di bagian lain stasiun, dan juga beberapa stasiun lain, aku juga sempat melihat kardus-kardus tertumpuk rapi beraneka ragam bentuk. Usaha sampingan sepert…

Liburan Natal 2017 : Melihat Perjuangan Petani

Image
Dua petani sedang membajak sawah dengan mesin berbahan bakar diesel. Pemakaian mesin untuk membajak ini bukan hal yang baru, sejak aku kecil juga sudah sering lihat meskipun belum banyak. Mungkin juga tergantung dengan daerahnya,karena kalau areal persawahannya terlalu miring,  agak susah juga bawa mesin bajak begini.

Jadi ingat jaman kecil dulu ada iklan soal sapi vs mesin, dimana pemilik sapi membanggakan diri kalau seusai membajak dia bisa pulang sambil nunggang sapi, sedangkan mesin pembajak sawah ini tidak bisa ditunggangi hehehe.


Hari ini tidak ada rencana bepergian mengisi liburan karena nanti sore sudah akan kembali ke Jakarta. Makanya aku manfaatkan pagi ini sebaik-baiknya untuk menikmati suasana pedesaan dengan persawahan dan udara  yang masih sejuk, meskipun harus berjuang menggendong El karena dia sedang malas jalan kaki. Bocah ini malas jalan kaki, tapi pengen jalan-jalan. Lumayan gempor juga, jalan-jalan hampir 2km, meski sesekali istirahat dan memotret.


Sebenarnya aku …

Liburan Natal 2017 : Taman Agro Margomulya

Image
Sudah hampir 10 tahun bolak-balik ke Kediri, tapi baru tahun ini aku diajak piknik mendekati Gunung Kelud, meskipun tidak sampai ke puncak gunungnya. Tujuan kami adalah ke Taman Agro Margomulya, yang terletak di jalur menuju Kelud, masih ada di wilayah kecamatan Ngancar, Kediri.


Sebelum tiba di lokasi kami mampir dulu di warung yang menjual makanan dengan menu dari bekicot. Makanan ini tidak asing lagi, karenan memang makanan yang banyak ditemui di daerah ini. Di sini ada pilihan sate bekicot atau krengsengan bekicot.

Selain banyak bunga yang tumbuh di sekitar jalan,  kita bisa melihat hamparan kebun nanas di sini, karena memang di sini juga merupakan setra perkebunan nanas. Tapi karena di keluarga tidak ada yang suka nanas, jadinya gak beli nanas satupun.


Lampion warna-warni diletakkan di pintu masuk Taman Agro Margomulya (TAM) ini. Justru jadi kepikiran, kok bentuknya lampion seperti menyambut Imlek, sengaja atau asal-asalan? Kami sempat nongkrong sebentar di areal parkir, yang jug…

Renovasi Kubah Masjid Baitussalam

Image
Dari atap rumah mertuaku, tampak sedang ada renovasi kubah masjid yang lokasinya  tidak jauh dari rumah itu. Bisa dibilang ini salah satu masjid yang paling mencolok kalau dilihat dari teras atas rumah,karena paling tinggi diantara bangunan-bangunan yang ada, dan kubahnya lumayan besar.


Demi keselamatan kerja, para pekerja mengenakan helm, yang agak lucu karena helm yang dipakai adalah helm untuk motor, bukan seperti helm yang sering dilihat dari pekerja bangunan. Yang penting aman,meski mungkin agak kurang nyaman hehehe.


Sebelumnya kubah ini  berwarna hijau polos dan kalau gak salah dari tembok biasa. Sekilas waktu aku lewat depan masjid ada keterangan tentang proyek renovasi ini, yang mengganti kubah masjid dengan bahan GRC dan lebih  warna-warni.


Selama aku di sini, bagian atas masih belum sepenuhnya tuntas, mungkin juga karena terhenti dengan adanya libur Natal (long weekend).

Ibadah Minggu Menjelang Natal

Image
El sudah semangat ingin segera keluar rumah dan jalan-jalan, meskipun tidak tahu tujuannya kemana. Yang jelas dia semangat karena tahu bakal jalan-jalan naik mobil rame-rame.


Seperti dugaanku, El langsung memberontak dan menolak waktu diajak masuk ke dalam gereja. Dia tahu, di dalam gedung artinya dia tidak bisa bermain, sementara keinginannya saat itu adalah bermain dan berjalan-jalan. Jadi sementara anggota keluarga lainnya  masuk ke gereja untuk mengikuti ibadah minggu, aku mengikuti kemauan El berkeliling di seputar gereja.


Bosan berada di sekitar gereja, El mengajak berjalan-jalan lebih jauh, menyusuri jalan. Aku ajak dia menyeberang jalan ke SD Burengan, yang kebetulan gerbangnya terbuka tapi tempatnya sepi (tidak banyak orang). Di sana El sempat menjelajah - duduk di taman, naik tangga ke ruang perpustakaan (yang tentu saja sedang tutup) dan berkeliaran sebentar di halaman sekolah sebelum akhirnya kembali bosan dan mengajak ke jalanan. Aku bawa dia kembali ke lingkungan gereja…

Berangkat Mudik 2017

Image
Tugu Monas jadi salah satu foto wajib sebelum berangkat mudik ke Jawa Timur tiap akhir tahun, maklum, setiap mudik selalu memakai kereta api  yang berangkat dari St. Gambir.

Siang ini hampir saja tertinggal kereta, karena pas berangkat dari rumah, di tengah jalan baru sadar kalau oleh-oleh tertinggal di rumah. Bukan barang penting sebenarnya, tapi sayang aja kalau makanan yang sudah dibeli lumayan mahal bakal sia-sia karena tidak dimakan. Jadi aku putuskan untuk  pulang dulu sendirian, sementara istri, anak dan adik ipar terus lanjut ke stasiun. Toh waktu juga masih lumayan tidak mepet.

Tapi perhitunganku sempat meleset, gara-gara pas mau naik ojek dari St. Tanah Abang, aku sempat di-PHP-in sama driver go-jek. Aku sempat harus menunggu hampir 30 menit, dan herannya justru kendaraan itu makin lama makin menjauh dari lokasiku menunggu. Setelah aku coba telp dan gagal, akhirnya dia cancel. Beruntung aku bisa dapat gantinya dan segera berangkat, sampai di St. Gambir 15 menit sebelum kere…

Terompet Tahun Baru

Image
El sedang serius mengamati pemulung yang sedang membuat terompet dari kertas. Salah satu ciri/icon pergantian tahun Masehi adalah terompet, jadi wajar kalau banyak penjual terompet dadakan yang mencoba mengais rejeki.


Entahlah apakah bisnis terompet ini masih menguntungkan atau tidak, mengingat begitu gencarnya "kampanye" (baca: hasutan) untuk tidak merayakan pergantian tahun Masehi ini dan ajaran yang mengaitkan terompet dengan budaya Yahudi. Dengan meluasnya penggunaan media sosial, kampanye semacam itu jadi lebih masif dan meluas, ditambah dengan "potensi" penyebaran penyakit lewat terompet dan beragam meme liar yang beredar luas.


Terus terang, mengaitkan terompet dengan budaya kaum tertentu, apalagi dengan terompet malaikat maut, adalah hal yang konyol. Tapi aku setuju tentang masalah kesehatan,jadi perlu bijaksana, meski gak perlu terlalu paranoid.

Semoga saja para pemulung ini bisa mendapat tambahan rejeki yang banyak dari usaha terompet dadakan seperti ini.

Bunga Wijayakusuma

Image
Seingatku, inilah pertama kali aku melihat bunga Wijayakusuma yang hanya mekar pada malam hari ini. Pas iseng nongkrong di depan rumah sama tetangga, aku lihat di depan rumah tetangga ada bunga warna putih ini.


Meskipun belum pernah melihat sebelumnya, tapi aku langsung bisa menebak kalau ini Wijayakusuma, berdasar artikel-artikel yang pernah aku baca.

Memang benar-benar indah, sayangnya saat siang hari dia akan tampak layu (tidak mekar). Konon kabarnya, ada mitos bahwa bunga ini punya kaitan dengan penguasa.

Bola Mainan

Image
Ada dua hal yang selalu menarik perhatian El saat kami mengajaknya bermain ke Bintaro Exchange - ikan dan bola. Dia selalu betah melihat ikan koi di taman belakang mall ini. Selain itu,dia akan antusias saat melihat ada orang yang bermain bola. Biasanya dia akan nimbrung dan "merebut" bola itu, meskipun belum terlalu pandai memainkannya. Untunglah selama ini kami bertemu dengan anak-anak yang ramah, yang mau berbagi permainan dengan bocah yang belum genap 2 tahun  ini. Sepertinya lain kali kalau ke sini lagi harus bawa bola sendiri.


Selanjutnya beberapa kali aku sengaja membawa bola kalau El bermain di lapangan kompleks. Soalnya memang dia selalu ingin nimbrung kalau di sini ada yang bermain bola. Jadi daripada nanti dia mengganggu yang lain, aku harap dia bermain.


Rupanya ada satu faktor yang kurang - faktor teman. Meski sesekali tetap memainkan bola yang kami bawa, El tampak kurang antusias bermain karena tidak ada teman. Dia akan memegang dan menendang 2-3 kali, terus bo…

Penggantian Lampu Jalan (Lagi)

Image
Salah satu aktivitas yang paling sering dilakukan pengurus kompleks kali ini adalah mengganti lampu-lampu jalan di sekitar kompleks. Lampu yang lama biasanya memakai model panjang, yang dirasa sudah kurang terlalu terang dan boros (meskipun listrik memakai fasilitas umum).

Beberapa diganti dengan model LED, tapi kali ini pak RT mencoba memakai bohlam hemat energi dan fitingnya memakai jenis yang simple agar lampu bisa bersinar ke segala penjuru.


Seperti biasa, anak-anak yang penasaran ikutan bermain di sekitar.

Panen Cabe Lagi

Image
Satu pohon cabe yang tumbuh di tepi selokan, benar-benar posisi yang tidak menarik sebenarnya, kembali berbuah lebat. Ya kalau dikumpulin begini lumayan lah 10-15 ons. Sayangnya saat ini kami jarang masak sendiri di rumah karena sibuk dan mengandalkan catering. Alhasil, cabe ini tidak ada yang makan.


Meskipun aku suka gorengan, tapi aku gak suka menggigit cabe langsung. Entah mengapa, sensasi pedas saat menggigit cabe itu membuatku tidak nyaman, berbeda dengan saat aku makan sambal.

Beberapa kali aku berikan cabe-cabe ini ke tetangga, kadang ada yang memetik langsung. Karena saat ini tidak ada yang mau ambil, mungkin karena harga cabe lagi murah, aku sebar lagi saja cabe-cabe ini ke halaman, siapa tahu tumbuh lagi lebih banyak hehehe.

Bunga Putih

Image
Akhirnya tanaman ini berbunga juga, meski sampai sekarang aku belum tahu namanya. Ada satu tangkai memanjang dan di tangkai  itu muncul banyak biji dan bunga-bunga berwarna putih yang indah. Bunga ini mekar di siang hari dan menguncup saat malam. Semula aku pikir bunganya cepat layu, eh rupanya besok tampak mekar lagi.


Sebenarnya sudah cukup lama aku merawat bunga ini, tapi baru kali ini berbunga. Mungkin karena sebelumnya salah lokasi, aku letakkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Kurang dari dua bulan setelah aku pindah ke lokasi yang lebih memungkinkan terkena sinar matahari langsung, muncul juga bunganya. Indah!


Oh ya, bunga ini aku pungut dari selokan tak jauh dari rumah. Aku perhatikan hampir semua tetangga dekat rumah memiliki tanaman ini, jadi sayang juga melihat bunga ini terbengkalai tumbuh di selokan, dan bakalan dibuang. Makanya segera aku ambil dan letakkan di depan rumah. Ini jenis bunga yang butuh banyak air, makanya kalau di tempat tetangga…

Musim Hujan, Musim Jamur

Image
Ya, musim hujam identik dengan banyaknya jamur yang tumbuh, karena cuaca lembab mendukung. Ya tidak selalu benar-benar banyak sih, tapi memang jadi lebih sering terlihat.


Belajar Memberi Makan Merpati

Image
Salah satu burung merpati milik pak Reza, salah satu tetangga yang gemar ngajak main El, sedang menikmati makanan biji jagung di depan rumah. El senang main ke rumah ini, apalagi sejak ada burung merpati di pekarangan rumahnya.


Hari ini dia belajar memberi makan burung, dengan biji-biji jagung. Agak bingung juga, karena tangannya juga sedang membawa makanan kucing, malah sempat hendak memberi makan burung dengan makanan kucing hehehe.

Semula ada sepasang burung di sini, satu warna putih satu lagi warna abu-abu. Katanya yang satu lagi mati karena ketabrak mobil di samping rumah. Burung itu sedang asyik makan di jalan dan cuek saja waktu ada mobil lewat dan akhirnya menabraknya sampai mati. Kasihan juga.


Sejauh ini El masih belum takut dengan burung merpati ini. Soalnya kalau dengan ayam atau menthog, dia sudah mulai agak takut kalau hewan itu mendekat, lucu juga, padahal dulu senang mengejar-ngejar mereka. Mungkin karena beberapa kali ada menthog yang seperti bersikap ingin menyerang.…

Naik Delman di Hari Minggu

Image
Beberapa orang nampak asyik menikmati delman di siang hari yang terik ini, di jalanan sekitar Bintaro Sektor 2. Delman sudah bukan lagi moda angkutan umum, setidaknya di daerah perkotaan, dan kalau masih ada biasanya dipakai untuk piknik/wisata. Seingatku dulu di Monas ada, entah di tempat lain. Kalau di Bintaro, ada juga di Giant, Bintaro Sektor 9.


Aku masih merasa beruntung pernah menikmati angkutan tradisional ini sebagai angkutan umum. Dulu di daerah Tempel, Sleman, kalau berkunjung ke saudara pasti naik andong. Bedanya, andong rodanya ada 4, sementara delman cuma 2. Ada saudaraku yang takut naik delman, karena takut kalau terlepas bakal "njengat" :D

Sekarang aku juga berpikir ulang kali untuk naik delman, bukan karena takut, melainkan karena prihatin dengan nasib sang kuda. Beberapa waktu lalu sempat viral video kuda penarik delman yang jatuh di tengah jalan, tapi malah dipukuli oleh sang kusir. Padahal jelas kuda itu kelelahan, bukan manja atau tantrum kayak anak keci…