Posts

Showing posts from April, 2014

Elementary School March

Image
Pagi ini mendadak ada suara gemuruh seperti marching band, yang semakin lama semakin mendekat. Kucing-kucing mulai panik,dan beberapa langsung bersembunyi karena kehebohan ini.


Rupanya anak-anak SD Tanjung Duren Selatan sedang mengadakan pawai untuk memperingati hari Kartini.


Rombongan paling depan berisi anak-anak marching band, dengan berbagai alat musik. Tidak bisa dibilang rapi, tapi ya lumayan lah, usaha yang patut dihargai.


Setelah rombongan pemain musik berlalu, dibelakangnya anak-anak lain berbaris tidak rapi, masing-masing mengenakan beraneka ragam baju daerah, dari seluruh penjuru nusantara. Gak cuma baju daerah, ada juga yang memakai baju petani, seragam polisi dan lain-lain.

Tapi salut juga ada yang pakai baju ala Papua, meskipun diganti dengan tali rafia. Kurasa itu pakaian paling murah-meriah, gak perlu ke salon seperti baju adat lainnya.



Semula aku pikir pawai ini akan parkir di TK samping rumah, ternyata lanjut terus. Waduh, padahal ujung gang itu jalannya kecil bange…

Playing Dove

Image
Di sebuah lahan kosong dekat halte busway Duri Kepa, tampak sekelompok orang sedang bermain burung dara. Kalau istilahku dulu di kampung "ngGabur Dara". Intinya orang akan melepas seekor burung dara, sedangkan orang lain menunggu sambil memegang pasangan burung dara yang dilepas itu. Biasanya burung yang dilepas akan menemukan dan mendatangi pasangannya itu.


Aku sih penasaran, sebenarnya inti atau keasyikan dari permainan ini apa. Yang kutahu, semakin jauh burung dilepas, kalau dia bisa kembali dengan benar, berarti burung itu semakin hebat. Kurang lebih mungkin begitu kali ya.


Tapi heran juga, kok rame juga yang nonton ataupun yang ikutan. Apakah ada lombanya? Atau malah jadi ajang judi? :D
Kalau dipikir bisa juga dijadikan lomba, burung mana yang paling cepat sampai ke tempat pasangannya. Mungkin.

Easter Day At GKJ Nehemia Jakarta

Image
Seorang bocah sedang bermain dengan balon di depan altar, sebelum ibadah jam 10 pagi dimulai. Sudah lama aku pengen beribadah gereja dalam bahasa Jawa, sedikit bernostalgia. Sayangnya istriku gak suka, karena meskipun orang Jawa, kurang begitu bisa paham dengan bahasa Jawa yang halus. Nah, kebetulan hari ini istriku sakit dan memutuskan untuk tidak pergi ke gereja, jadi aku pergi sendirian ke GKJ Nehemia Lebak Bulus.


Bertepatan dengan perayaan Paskah (Kebangkitan Yesus), meskipun tidak meriah tapi ada beberapa persembahan pujian dari beberapa kelompok, seperti paduan suara lansia, musik pemuda dan grup kentrung. Aku sendiri gak terlalu kenal dengan kelompok-kelompok ini, karena memang bukan warga jemaat sini. Tapi ya enjoy aja.


Group musik ini, dengan baju batik berbunga-bunga warna pink (:D) menyanyikan lagu "Ee mesakkake", lagu baru bagiku. Sebelumnya mereka juga membawakan lagu "Aku Duwe Pamarta". Penampilan yang sederhana tapi menarik. Sayangnya sang pemimpin …

Good Friday Service 2014

Image
Ibadah peringatan hari Jumat Agung kali ini diadakan di Plenary Hall JCC, tidak seperti 2-3 tahun lalu yang selalu di Gandaria City. Berbekal pengalaman sebelumnya, karena merupakan ibadah gabungan dari berbagai tempat,maka kami berangkat lebih awal. Kebaktian belum dimulai saja sudah tempak penuh gini.


Para kru multimedia sedang mempersiapkan peralatan, sementara di sebelahnya deretan tempat roti dan anggur untuk perjamuan kudus.


Jaman sekarang, anak-anak tetap diajak ikut kebaktian di gereja, tapi mereka dibekali gadget untuk bermain. Maklum juga, toh mereka belum terlalu paham dan pasti bakal bosen. Masalahnya kadang gak cuma anak-anak yang asyik bermain di saat kebaktian berlangsung, tapi juga anak-anak remaja dan bahkan kaum dewasa.

Jadi ingat waktu aku kecil, belum punya gadget begini, dan lagipula merasa "sungkan" kalau bermain di dalam gereja. Solusinya? Aku memilih bermain di luar saja bersama teman-teman, justru tidak mengganggu orang-orang dewasa yang sedang khus…

Experience with Jetstar (ValueAir)

Image
Beberapa bulan terakhir ini, Lion Air selalu jadi pilihanku saat bepergian jauh (dan dibayari). Yah, meskipun perjalanan dinas ditanggung kantor, tetap saja aku memilih maskapai yang murah dibanding, ambil contoh Garuda. Namun belakangan aku sedikit terganggu dengan kecenderungan delay yang dialami Lion Air.


Jadi untuk perjalanan dinas minggu ini aku coba maskapai berbeda, atas anjuran seorang teman, yaitu Jetstar. Katanya sih nyaman, dah waktu cek harga tiketnya juga gak terlalu jauh dibanding yang biasa aku pakai. Bedanya sih 600 ribuan, tapi masih dalam budget. Meskipun mereka mengklaim punya harga paling rendah, tapi tetap Lion Air lebih murah dibanding mereka.


Secara umum, fasilitas dan pelayanan, tidak terlalu beda dengan yang biasanya. Keunggulan pertama yang kurasakan adalah tepat waktu dan pesawat langsung siap di Terminal 2, jadi gak perlu naik bis dulu ke terminal lain untuk menuju pesawat. Ok, tiba di tempat tujuan cukup nyaman. Tidak ada masalah. Sepertinya bakal lebih s…

East Coast Road

Image
Salah satu perempatan di East Coast Road, kalau gak salah ini di daerah Katong. Perjalanan pulang sehabis sepedaan menyusuri pantai sengaja aku menempuh jalanan biasa, mulai dari jalan Mountbatten, melintasi Katong, Siglap hingga Bedok. Lebih lama karena banyaknya halangan kalau lewat jalur kendaraan umum, belum lagi trotoar yang tidak terlalu mulus. Tapi tetap mengasyikkan karena dapat pemandangan yang berbeda.


Sepanjang jalan aku menjumpai beberapa bangunan gereja yang cukup megah, salah satunya gedung gereja Holy Family Church.


Kalau yang tampak tanda salib itu adalah gereja Holy Grace Presbyterian Church, sudah hampir dekat kawasan Bedok. Hmm... kapan-kapan mungkin perlu bikin posting lebih spesifik tentang gedung-gedung gereja sepanjang jalan ini. Cukup menarik.

Insects in the Underpass Tunnel

Image
Entah kebetulan atau memang selalu ada, pas aku melewati terowongan underpass yang menghubungkan East Coast Park dengan kawasan sekitar Meyer Road, aku menjumpai beberapa serangga.


Setidaknya ada dua jenis serangga yang kutemui, jenis seperti ngengat ini tapi warnanya berbeda. Salah satunya yang berwarna hitam dengan garis-garis merah dan variasi putih kekuningan di sayapnya. Kalau jenis ini aku temukan ada beberapa ekor di tempat terpisah.


Satu lagi yang berwarna kecoklatan seperti ini, nyaris sama dengan warna dindingnya. Untuk yang jenis ini memang aku cuma lihat satu ini saja.


Another Side of East Coast Park

Image
Pagi ini dapat kesempatan lagi untuk jalan-jalan di taman pantai timur Singapura ini, dengan sepeda. Kali ini tujuanku adalah menuju bagian barat taman yang belum pernah aku kunjungi. Kalau aku perhatikan di bagian barat, -- atau mungkin bagian tengah ya :-? --, mulai tampak terlihat banyak pohon kelapa di pinggir pantai. Jadi suasana pantainya benar-benar terasa.


Ada juga kolam-kolam kecil seperti ini, lengkap dengan bangku taman. Yang jelas gak ada orang mancing di sini, gak kayak di taman Catleya Jakarta :) Pagi yang sebenarnya sudah cukup menyengat dengan teriknya, tapi karena taman ini asri dan rindang, jadi panasnya tidak terlalu mengganggu.


Ada beberapa tenda terpasang di sekitar ini. Memang tidak semua area boleh dipakai untuk tempat berkemah, hanya tempat-tempat tertentu saja. Demikian juga untuk bakar-bakaran (BBQ) juga hanya boleh di tempat-tempat yang sudah ditentukan. Meskipun tidak seramai saat hari sabtu/minggu, tapi pagi ini banyak juga yang beraktivitas di sini. Keba…

Dinner at FoodRepublic Vivo City

Image
Malam ini aku mampir sebentar ke Vivo City dan makan malam di FoodRepublic yang ada di lantai paling atas. Sebenarnya tujuanku ke sini, selain untuk makan malam, juga berharap menikmati pertunjukan Crane Dance, tapi gagal. Entah karena pertunjukan itu sudah tidak ada atau memang aku salah jadwal.


Setelah ngider2 cukup lama untuk memilih makanan, akhirnya pilihanku jatuh ke masakan Salmon Goreng (Salmon Set). Kalau ini aku yakin ikan salmon beneran. Meskipun sederhana, tapi aku bisa menikmati makan malam ini.


Ada yang unik dengan foodcourt satu ini, yaitu desain interiornya. Berbeda dengan foodcourt di mal-mal pada umumnya yang memakai desain modern, di sini justru interiornya ingin menampilkan suasana pasar jaman dulu. Meja kursi dari kayu dengan model jadul, tembok yang berhiaskan kayu-kayu dan jendela (ornamen doang) tampak seperti jaman kolonial dulu.


 Begitu juga dengan lampu-lampunya, meskipun sudah pakai listrik, gak pakai petromak atau teplok lagi :)

Ronde Bandung @ Yen Pao

Image
Ronde adalah salah satu minuman favoritku. Minuman panas rasa jahe ini biasanya dilengkapi dengan moci, kacang goreng dan kolang-kaling. Waktu kecil masih banyak aku jumpai pedagang ronde keliling, baik di Jogja maupun Jakarta. Sekarang mulai jarang aku lihat. Tapi di pasar Beringharjo Jogja masih banyak yang berjualan.

Karena mengandung jahe, minuman ini sangat pas dinikmati di tengah suasana dingin. Siang ini aku nyobain ronde bandung di kedai Yen Pao di Mal Taman Anggrek. Harganya 15ribu per gelas, isi mocinya banyak. Tapi gak ada tambahan kacang ataupun kolang-kaling. Rasa jahenya sangat kuat, kayak bandrek. Ada pilihan gula merah atau gula putih. Sayangnya menurutku rasa pahitnya terlalu kuat, sedang mocinya terlalu manis.

Karawang

Image
Setelah hampir putus asa menunggu sekitar dua jam, bis ini datang juga. Sejak jam 7 pagi aku menunggu bis APTB Jurusan Kalideres - Cikarang, dan bis ini baru datang sekitar jam 9. Tadinya aku sempat ragu apakah bis ini lewat jalur Slipi Kemanggisan atau gak, tapi petugas tiket meyakinkan kalau bisnya lewat, cuma memang agak lama, biasanya macet parah di Kalideres.

Hari ini aku berniat ke Karawang untuk suatu urusan terkait dengan hutang masa lalu. Tanpa terasa ternyata sudah 10 tahun aku tidak menginjakkan kaki ke daerah di sebelah timur Bekasi itu. Seingatku terakhir aku tinggal di sini bulan Mei 2004, setelah mencari nafkah sekitar 8 bulan. Sepuluh tahun berlalu, banyak perubahan yang terjadi, termasuk jalur angkutan umum. Setidaknya aku tidak lagi bisa menunggu ke Karawang dari persimpangan Cawang-UKI. Seingatku bis-bis dari Kampung Rambutan atau Bogor sudah langsung disuruh lewat tol Cikunir langsung ke arah Bekasi. Mau naik kereta api belum pernah, dan sepertinya jadwalnya sanga…

Election Day 2014

Image
Setelah berkali-kali golput, hari ini aku memutuskan untuk menggunakan hak pilihku, meskipun aku milihnya ya asal aja. Ada beberapa alasan seperti namaku sudah terdaftar di DPT, lokasi TPS yang sangat dekat, dan aku menggunakan alasan pemilu ini untuk menunda tugas keluar kota :) Jadi rasanya kok makin besar rasa bersalah jika aku gak ikutan nyoblos dan nyelup.


Pak RT tempatku ternyata jadi ketua TPS :) Aku sempat heran, kok aku gak dapat undangan ya, dan ini jadi salah satu alasan kenapa aku ngotot datang. Banyak desas-desus dan berita kalau surat suara yang tidak dimanfaatkan bisa disalahgunakan untuk berbuat curang. Apalagi pak RT termasuk salah satu jurkam salah satu caleg, dan aku cukup paham lah karakter bapak ini, meskipun belum lama kenal. Jadi aku paksain aja untuk datang, dan karena memang namaku ada di daftar, aku gak ada masalah untuk mendaftar nyoblos meskipun tanpa undangan.

Aku sengaja datang agak siang, memanfaatkan hari libur untuk bangun tidur lebih santai. Alhasil …