12 September 2016

Sholat Iduladha di Komplek


Semalam waktu melewati lapangan ini, pengurus RT komplek memanggilku dan minta bantuan agar besok aku mau mengabadikan acara sholat ied di lapangan kompleks. Aku sanggupi permintaan tersebut, toh gak diminta pun aku tetap akan berusaha mengabadikannya. Dengan satu syarat, aku gak sibuk dan bisa bangun pagi hehehe. Apalagi di rumah lagi ada keluarga besar yang ngumpul.


Beberapa warga datang agak terlambat ketika sholat sudah dilakukan, entah detailnya bagaimana akupun gak gitu paham. Tapi kebanyakan sudah berkumpul sebelum jam 6.30 pagi, dan waktu aku datangpun sebenarnya sholat sudah dimulai.


Termasuk anak-anak dan wanita, yang hadir di sini ada hampir 50 orang, lumayan untuk ukuran komplek yang kecil. Sebenarnya yang lebih menyenangkan adalah kebersamaannya ini.


Nah, dalam acara begini, pasti ada ulah-ulah lucu dari anak-anak kecil yang belum terlalu mengerti apa yang mereka ikuti. Jadi mereka ikut serta karena ajakan orangtua, tapi tetap asyik dengan dunianya sendiri :) Namanya juga belajar, atau lebih tepatnya diajari agar terbiasa, sambil perlahan-lahan diberi pengertian.


Kotbah dibawakan oleh Pak Heri, salah satu dari beberapa dosen/guru agama yang ada di kompleks.


Suasana waktu kotbah dibawah tetap tenang dan khidmat meskipun tidak lepas dari tawa canda ringan dari warga.


Beberapa kucing di sekitar lapangan malah penasaran dengan apa yang aku lakukan dan mendekatiku, berharap aku membawa makanan untuk mereka.


Saat aku berkeliling mencari sudut yang pas untuk memotret, beberapa warga mengajakku untuk lebih mendekat ke lapangan. Tapi aku enggan untuk terlalu mendekat dan menarik perhatian para warga, jadi aku tetap berada di luar lapangan. Toh kamera yang aku pakai punya zoom hingga 21x, jadi masih lumayan bisa menangkap beragam ekspresi warga yang dengan khusuk mengikuti ibadah ini.


Saat sholat selesai dilakukan, bocah yang ditengah ini langsung menyadari kehadiranku dan segera datang menghampiriku. Namanya juga bocah, spontan saja. Tapi segera aku memintanya kembali lagi ke barisan untuk mendengarkan kotbah, yang notabene disampaikan oleh bapaknya sendiri.


Saat acara selesai, aku sebenarnya ingin segera bergegas pulang. Selain karena ingin berkumpul dengan keluarga, biar gak terlalu aneh saja. Eh, malah salah satu warga memberi pengumuman lewat speaker tentang kontribusiku dalam memotret acara ini dan aku dipanggil untuk bergabung. Tentu saja acara terakhir ada foto-foto bersama seluruh warga. Karena tempat terbatas, foto dibagi antara kaum pria dan kaum wanita.



Meriah dan kompak!

No comments:

Bintaro View From Gramedia Building

Akhir tahun gak ada acara apa-apa, jadi iseng saja pergi ke Gramedia buat lihat-lihat buku, mumpung pandemi sudah berlalu. Ini pemandangan k...