01 September 2017

Iduladha 1438H di Kompleks


Tahun lalu aku sempat mendokumentasikan sholat Iduladha yang diadakan pertama kali di lapangan kompleks. Sayangnya tahun ini aku bangun kesiangan, terbangun juga gara-gara ada warga yang kirim pesan WA minta tolong untuk mendokumentasikan acara sholat ied yang diadakan di lapangan yang sama. Padahal semalam aku tidur lumayan cepat, tidak begadang seperti biasa. Sampai di lokasi, pak Syamsul sedang menyampaikan kotbah selaku khatib.




Meskipun telat, setidaknya aku bisa mendokumentasikan separuh acara. Jemaah yang hadir tidak terlalu banyak, karena selain warga kompleks juga kurang dari 50 KK, tidak yang muslim memilih sholat di lapangan ini - banyak yang bepergian ataupun memilih sholat di tempat lain.


Termasuk acara foto-foto bersama seusai sholat, - salah satu hal wajib saat kumpul-kumpul seperti ini.


Sebelum pulang menjenguk dulu kambing-kambing yang akan disembelih hari ini. Kalau dua tahun sebelumnya selalu ada sapi dan kambing, untuk tahun ini hanya ada korban kambing. Nah, aku lumayan heran melihat kambing warna hitam putih begini, apalagi warnanya bisa pas setengah-setengah, atau ada pola tertentu - kayak kucing aja. Unik juga. Beberapa warga juga sempat foto-foto bersama para kambing - semoga pengorbananmu tidak sia-sia ya Mbek!


Aku sengaja melewatkan proses penyembelihan hewan kurban - gak tega. Dulu pernah melihat proses sapi disembelih, dan benar-benar kasihan. Jadi aku datang ke acara pemotongan hewan agak siangan, pas daging sudah rapi dipotong-potong, tinggal dibagi-bagi. Karena hanya kambing, kegiatan ini lebih cepat selesai, pas sebelum waktu sholat jumat sudah tuntas.


Beberapa warga kampung di sekitar kompleks sudah mulai berdatangan untuk mengambil jatah daging kurban. Aku sendiri kurang paham mekanisme pembagian daging ini, yang jelas mereka harus membawa kupon (berarti sebelumnya sudah ada kupon yang dibagi-bagikan ke warga sekitar) - khusus untuk warga di luar kompleks. Warga kompleks semua kebagian , termasuk keluargaku.


Malamnya ada acara bakar sate bersama - mumpung besoknya hari libur, jadi anak-anakpun bisa ikut bergabung. Tidak banyak yang hadir, tapi cukup meriah. Apalagi pengurus membawa speaker yang bisa dipakai untuk karaoke bersama - yang karena keterbatasan sarana, karaoke dilakukan dengan ponsel dan lagu-lagunya cukup ambil dari Youtube. Sangat meriah.


Sementara ibu-ibu dan anak-anak ngerumpi serta bernyanyi dan menari bersama, bapak-bapak lebih suka ngumpul bermain gaple hehehe. Ada 3 kalangan permaian santai. Yang penting ngumpul, biar lebih akrab dan kompak!

No comments:

Bintaro View From Gramedia Building

Akhir tahun gak ada acara apa-apa, jadi iseng saja pergi ke Gramedia buat lihat-lihat buku, mumpung pandemi sudah berlalu. Ini pemandangan k...