29 February 2020

Kutu Rambut


Bibi lagi memeriksa rambut El apakah masih ada kutu rambut (tuma) yang tersisa atau tidak. Waktu hari Senin, guru sekolah melaporkan adanya kutu di rambut El. Aku pikir bisa hilang cukup dengan keramas, ternyata tidak. Hari Rabu, guru menelpon istri dan meminta El dibawa pulang karena masih ada kutu. Aku langsung membeli obat kutu khusus untuk anak-anak.

Sebelum diberi obat, aku memotong rambut El yang sebelumnya gondrong agar lebih pendek, penuh perjuangan karena El enggan untuk dipangkas rambutnya, dan menangis sepanjang proses. Untunglah saat diberi obat kutu, yang seperti minyak rambut berbahan herbal, El cenderung menyukainya - termasuk Fe.

Kok bisa El kena kutu? Karena awalnya bibi yang kena kutu, dan meskipun sudah dibersihkan dengan peditok, sepertinya masih ada sisa-sisa yang tertinggal di rumahnya dan El sering bermain di sana. Ternyata di jaman sekarang pun kutu rambut masih belum musnah.

11 February 2020

Kura-kura River Cooter


Setelah aquarium berisi beragam ikan (dan mencoba membuat tanaman air), Andre menambah koleksi peliharaan dengan kura-kura (katanya jenis River Cooter). Punya peliharaan ini bisa mengubah pola hidupnya, terbukti dia rajin bangun pagi untuk memberi makan kura-kura dan membawanya berjemur di teras hehehe.


Pernah ada kura-kura yang diletakkan di luar, di atas rak sepatu. Suatu saat, karena kalau hujan sering ada tampias air hujan, bibi menggeser wadah kura-kura itu agak ke tengah. Nah, keteledoran lain terjadi, saat bibi meletakkan jemuran pakaian anak persis di atas wadah kura-kura itu, dan ada baju yang menempel di wadah tersebut. Akibatnya, kura-kura itu bisa keluar dari wadah dan pergi entah kemana. Kebetulan waktu itu Andre lagi ada tugas dan menginap, jadi dia tidak langsung mengetahuinya untuk mencarinya. Aku sudah mencoba mencari-cari, tapi tetap juga gagal, apalagi saat itu sedang turun hujan deras cukup lama.


El dan Fe selalu antusias saat paman mereka sedang merawat kura-kura, entah memberi makan, membersihkan kandang atau sekedar membawa buat berjemur. Kadang sampai ke tahap menjengkelkan, karena terlalu pengen tahu dan penasaran.

09 February 2020

Kunjungan Dessy


Lama tidak berbagi kabar, tiba-tiba Dessy mengirim pesan lewat WA kalau dia ada kunjungan ke Bintaro dan berniat mampir. Dia belum pernah bertemu dengan Fe, artinya sudah hampir 2 tahun kami tidak ketemu.


Awalnya Fe agak ragu saat bertemu, meskipun mau digendong, tapi diam saja, dan cenderung ingin beranjak. Berbeda dengan El, yang saat melihat ada tamu langsung antusias menyambut dan nempel pengen ikutan ngobrol. "Bahagia sekali dia", kata Dessy mengomentari El :)

Dari obrolan sekilas, dia cerita kalau sekarang tinggal di Kemayoran meski kantor masih di Jakarta Pusat. Sementara anjing-anjingnya, yang jadi penyebab dia kesulitan mencari kontrakan di sekitar Bintaro, sudah dikirim ke Kalimantan.

Thanks for your visit, semoga sukses selalu.

25 January 2020

Ulang tahun El ke-4


Akhirnya El merayakan ulang tahunnya yang ke-4, di rumah saja, sederhana tanpa mengundang siapa-siapa, seperti tahun-tahun sebelumnya. Padahal di sekolahnya sering ada teman yang merayakan ulang tahun, yang kadang bikin bingung harus ngasih kado apa. Untung El belum terlalu paham dan tidak merengek untuk dirayakan secara khusus, yang penting ada kue ulang tahun ... - blue birthday cake, begitu berulang-ulang dia minta.


Untuk memenuhi keinginan El itu, Bunda memesan khusus cupcake dengan toping warna biru. El cukup antusias meniup lilin, dan langsung mengambil kue dengan mobil-mobilan di atasnya. Tapi memang dasarnya El gak terlalu suka kue, yang dimakan hanya bagian atasnya saja, yang manis.


Hadiah ini sudah disiapkan sejak lama dan terpaksa kami sembunyikan dari El meskipun dia tahu tempatnya. Baru setelah selesai tiup lilin, kami berikan hadiah, baik untuk El dan juga untuk Fe. Tentu saja El langsung tidak sabar untuk membongkar dan memainkannya.


El dapat hadiah mainan mancin-mancingan dan langsung antusias bermain. Dia cukup lihai memancing ikan mainan ini.


Sementara Fe mendapat hadiah seperangkat alat masak, dari plastik tentunya. Ini karena dia sering minta nonton video masak memasak. Berhubung El tidak mengijinkan Fe bermain mancing-mancingan juga, Fe akhirnya bermain masak-masakan sendiri.

Namanya bocah,biasa kalau gampang bosan. Setelah lama bermain mancing-mancingan,El segera beralih ke mainan masak-masakan ini, dan "merampas" dari Fe. Susah juga, masih belum mau ngalah atau bermain bersama. Berantem deh ...

24 January 2020

Kolam Mini di Teras


Biar gak terlalu kosong, aku kepikiran untuk mengisi lahan kosong di depan teras dengan kolam kecil, siapa tahu bisa lebih manis. Sebelumnya tempat itu hanya aku isi dengan kerikil putih, yang lama-lama jadi kotor oleh lumpur. Jadi proyek ini sekalian membersihkan kerikil putih itu sebisanya.


Akhirnya kesampaian juga, setelah 'mencuri' waktu membeli gerabah tanah liat seharga 70 ribu tak jauh dari rumah. Sebelumnya aku harus mengeruk lumpur dan mencuci kerikil-kerikil putih ini, kerjaan yang hampir menyita waktu seharian. Melelahkan, tapi menyenangkan saat melihat hasilnya.


Untuk sementara aku isi ikan kecil-kecil saja, lumayan buat dipandang, meski artinya aku harus mengajar El dan Fe agar tidak mengobok-obok kolam kecil ini. Selain memberi variasi,adanya kolam ini juga memberi kesempatan bagi para kucing untuk minum. Sebenarnya juga sudah ada kolam kecil yang lama, tapi karena airnya biasanya dikit, kucing-kucing agak kesulitan untuk minum.

Proyek selanjutnya, menghias kolam mini ini agar lebih menarik. Pengennya sih ada tanaman, syukur-syukur kalau berbunga, di tengah kolam.



#minipond #kolammini #tinypond #gardening #fish

22 January 2020

Menikmati Sore di Pinggir Situ Bungur


Foto panorama Situ Bungur, yang makin lama makin berhias meski masih belum maksimal.


Beberapa tempat masih terawat dengan baik, tapi sebagian masih tampak kumuh juga. Meski demikian, kalau musim hujan gini, biasanya senja di tempat ini tampak indah dengan warna langit yang semburat jingga atau lembayung, asalkan tidak pas mendung.


Adanya jogging track mengelilingi danau ini sudah bagus, bisa jadi fasilitas bagi warga untuk berolahraga atau sekedar bersantai ria. Sayangnya ini tidak didukung maksimal oleh warga yang tinggal di pinggir danau, yang sebagian malah membuat jalan setapak yang sudah di-paving itu jadi kumuh. Juga kesadaran pengunjung untuk membuang sampah dengan tertib masih cukup rendah, banyak sampah berserakan meski sudah disediakan tempat sampah di beberapa tempat.


Saat cuaca cerah, biasanya aku mengajak El dan Fe jalan-jalan naik motor berkeliling, sembari membeli camilan - pisang, cakwe, roti coklat, dsb, dan kadang kami nikmati sambil nongkrong sebentar di danau. Mereka sih betah saja,tapi ya gak bisa lama-lama karena sudah hampir gelap.


Nah seringkali ada tukang odong-odong yang nongkrong di pinggir danau dan jadi favorit anak-anak. Pertama mencoba El dan Fe langsung suka, dan tiap ke sini pasti minat naik. Mereka menikmati kendaraan yang bergerak naik turun, digerakkan secara manual dengan dikayuh, sembari mendengarkan lagu anak-anak yang sudah jarang ditemui di televisi. Bermain selama 5 menit, berdua cuma bayar 5000 perak. Hiburan yang murah-meriah dan bikin anak senang sampai enggan diajak pulang.

12 January 2020

Lomba Abal-abal


Waktu nemenin El bermain di dekat rumah, mendadak ada beberapa anak di kampung atas yang memakai mahkota layaknya acara ulang tahun. Tentu saja El berminat dan langsung bergabung. Ternyata beberapa anak mengadakan acara semacam lomba, entah dalam rangka apa.


Salah satu lomba yang diikuti El adalah lomba lari - tentu saja di sini El cuma jadi bawang kothong, ikutan aja rame-rame, dan start/finish paling akhir. Itu saja dia sudah senang. Namanya juga bocah, ada saja yang menganggap permainan ini serius, dan ngambek saat gak kebagian hadiah. Untunglah El masih cuek-cuek aja.


Akhirnya El juga kebagian mahkota hehehe ... yang penting hepi. Untung juga anak-anak itu mau nerima El bergabung,meski bukan dari "kelompok" mereka. Setidaknya memang El lumayan dikenal di kampung atas, dan beberapa anak itu juga pernah main ke rumah kami.

Bintaro View From Gramedia Building

Akhir tahun gak ada acara apa-apa, jadi iseng saja pergi ke Gramedia buat lihat-lihat buku, mumpung pandemi sudah berlalu. Ini pemandangan k...