Showing posts with label Bintaro. Show all posts
Showing posts with label Bintaro. Show all posts

31 December 2022

Bintaro View From Gramedia Building

Akhir tahun gak ada acara apa-apa, jadi iseng saja pergi ke Gramedia buat lihat-lihat buku, mumpung pandemi sudah berlalu.

Ini pemandangan kawasan Bintaro Sektor 9 yang bisa disaksikan dari lantai 3 gedung Gramdia. Sayangnya gak bisa dapat pemandangan yang mengarah ke barat untuk bisa menikmati sunset. Meski demikian, tetaplah pemandangan yang bagus.


 Sudah lama aku gak beli buku, apalagi karena lebih sering baca-baca artikel, berita atau obrolan absurd di sosial media, jadi daya tarik buku sempat berkurang. Ditambah lagi dengan berbagai tontonan dan film yang banyak tersedia di internet. Tapi kali ini aku pengen mulai beli buku lagi dan membaca, mulai dari yang ringan-ringan saja dulu, sesuai minatku. Yang penting bisa enjoy untuk mengisi waktu luang, yang sekarang lebih banyak sendirian.

16 October 2022

Taman Menteng Bintaro - Sedikit Wajah Baru

Entah sejak kapan beroperasi, tapi ada yang baru dari Taman Menteng Bintaro, yaitu jembatan penyeberangan berubah dengan pagar yang baru dan bergaya Jepang.

Setahuku, selama pandemi, taman ini ditutup untuk umum. Ini juga terkait dengan perubahan tempat makan yang ada di seberang sungai dari taman ini, yang sebelumnya dipakai oleh Bebek Kaleyo, terus tutup. Selama pandemi, tempat itu mengalami renovasi, sehingga akses ke taman dari sisi barat tertutup.

Rupanya rumah makan itu berubah jadi restoran Jepang, Sushi Hiro, pantesan dekorasi sekitar taman jadi ikut bernuansa Jepang.

Pagi ini aku iseng jalan-jalan ke taman ini, sarapan dulu di areal parkiran dekat taman yang banyak pedagang kaki lima. Beli soto ayam saja, porsi pas, harga juga pas, kalau soal rasa sih soal selera, tapi masih mending lah. Semenjak ada pelonggaran PPKM, taman ini juga mulai ramai dikunjungi warga sekitar.

Malahan pas aku jalan mengitari taman, sempat papasan dengan tetangga rumah yang juga sedang refreshing bersama anak-anaknya di sini.

Sayangnya tempat bermain anak-anak tidak terlalu mengalami perkembangan, masih belum ada wahana baru, dan bahkan wahana lama agak kurang terawat, terutama ayunannya. Sedang untuk seluncuran yang besar, sepertinya ada sedikit perbaikan.

Entah ini seni instalasi atau sekedar untuk acara tertentu, kurang begitu jelas.



 Sebagai taman di tengah "kota", tempat ini lumayan sejuk dan rindang, jadi cocok buat sekedar bersantai murah-meriah, atau juga olahraga ringan. Tapi kalau akhir pekan ya lumayan ramai.

15 October 2022

Bermain ke Transpark Mall Bintaro

Setelah beberapa hari lalu sempat "survey" sebentar di Transpart Mall, - yang meskipun dekat dan sering aku lewati, tapi belum pernah aku kunjungi setelah renovasi -, hari ini aku ajak anak-anak jalan-jalan di sini, buat variasi, gak cuma jalan-jalan di danau.

Mal ini penuh dengan dekorasi bernuansa Jepang, banyak spot yang bagus buat foto-foto dan bisa dibilang instagramable. Tapi dasar anak-anak, bagi mereka yang menarik adalah tempat yang bisa buat bermain. Jadi setelah mondar-mandir sebentar, mereka mulai bosan.


Sebelum bermain aku ajak mereka makan siang dulu, pilih di Bakmi Solo yang dekorasinya bernuansa jawa. Aku coba kenalkan bakmi jawa ke anak-anak, masih kurang cocok, karena mereka cuma mau makan mie, gak mau bercampur dengan sayur ataupun "topping" lainnya. Tapi kalau krupuk ya universal, mereka doyan saja, termasuk juga es teh manis.

Setelah makan barulah kami bermain di areal bermain yang ada, yang tidak terlalu luas dan juga tidak banyak pilihan permainan yang menarik, - kalau dibanding dengan FunWorld atau area permainan di mal lain yang lebih besar. Setidaknya ada beberapa wahana yang mereka bisa pakai buat main.


 Terakhir anak-anak minta naik kereta mini yang mengitari area di lantai 3 ini dua kali, dan mereka cukup senang. 

Sebelum pulang aku sempat ajak mereka ke lantai paling atas yang ada Bioskop dan Trans Snow World. Mereka langsung berminat buat main di sana, tapi aku janjikan saja kapan-kapan, nunggu ngumpulin duit dulu buat beli tiketnya yang gak murah hehehe.

28 August 2022

Stasiun Pondok Ranji Yang Baru

Ini adalah akses pejalan kaki (pedestrian) dari arah mal Bintaro Plaza menuju stasiun Pondok Ranji yang baru. Lebih lega, nyaman dengan atap untuk melindungi dari panas dan hujan, dan yang jelas tidak bercampur dengan kendaraan bermotor. Beda sekali dengan kalau harus jalan kaki menuju ke gerbang stasiun Pondok Ranji yang lama, yang sempit dan tanpa trotoar yang layak.

Sudah lama aku baca dan melihat foto-foto stasiun Pondok Ranji yang baru bersliweran di media sosial, tapi baru kali ini aku datang dan melihat langsung. Ternyata bangunan stasiun yang baru ini bukanlah memperbaiki gedung stasiun yang lama, tapi benar-benar gedung baru yang terpisah (jauh) dari gedung yang lama. Bangunannya cukup modern dan tentu saja masih rapi karena baru, dilengkapi dengan lift dan eskalator juga.

Dari pintu masuk ada jembatan penyeberangan untuk menyeberangi jalan tol menuju kawasan stasiun. Agak jauh sih, tapi nyaman.

Dulu aku sempat berpikir, bagaimana cara mengakses St. Pondok Ranji dengan lebih nyaman mengingat semrawutnya jalan Supratman terutama di depan pintu masuk stasiun dan sekitar pintu perlintasan kereta itu. Sudah jalannya kecil, sering macet karena perlintasan kereta, ditambah banyak angkot ngetem. Salah satu alasan aku malas ke stasiun ini dan lebih memilih ke stasiun Jurangmangu. Dalam pikiranku, salah satu solusi adalah membuat akses di sebelah utara, termasuk lahan parkirnya. Tapi itu artinya harus membuat jembatan yang melintasi jalan tol tersebut.

Eh ternyata benar, dibuatlah akses baru (jalan dan juga parkiran) menuju stasiun ini di sebelah utara, menyeberangi jalan tol. Dengan adanya bangunan dan akses masuk ke stasiun yang baru ini, memang jadi ada alternatif lebih nyaman bagi yang tidak mau melewati jalan WR Supratman yang semrawut itu.

Memang ini mengharuskan pengunjung berjalan lebih jauh, tapi toh jalanan juga nyaman, dan lebih enak juga bagi yang tidak suka dengan kesemrawutan di stasiun yang lama. Selain itu, ini juga membuat akses dari stasiun menuju mal Bintaro Plaza lebih nyaman jika ingin ditempuh dengan jalan kaki.


 

21 August 2022

Taman NKCTHI Bintaro Jaya Exchange

Meski sudah dibuka kembali sejak akhir tahun lalu, tapi aku baru sempat mampir dan melihat-lihat taman yang persis berada di samping parkiran motor mal Bintaro Exchange ini. 

Entah mengapa taman ini diberi nama NKCTHI (sesuai novel Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini), tapi setidaknya banyak dekorasi yang mencantumkan kata-kata yang sepertinya dikutip dari novel tersebut. 

Tamannya tidak luas, dengan beberapa jalur buat jalan-jalan, lari dan olahraga lainnya. Juga ada wahana buat bermain anak-anak. Tempatnya nyaman karena teduh dengan pohon-pohon rindang.

Ada semacam panggung, yang saat aku datang dipakai oleh sekelompak orang yang sedang berlatih senam kebugaran. Tempat yang lumayan menarik untuk berolahraga ringan di pagi hari. Jam bukanya masih terbatas, kalau gak salah jam 6-10 pagi saja.


 

07 August 2022

Jogging di Boulevard Bintaro

Sore ini iseng jogging di sepanjang Jl. Boulevard Bintaro yang dekat dengan Graha Bintaro. Naik motor dulu dan parkir di parkiran Fresh Market Emerald Bintaro, terus jogging santai di trotoar sepanjang jalan yang cukup lebar dan banyak dipakai untuk orang-orang berolahraga ataupun sekedar menikmati sore.


Sepanjang jalan banyak yang berolahraga (jalan, lari, skateboard, dll) atau sekedar nongkrong dan bermain bersama keluarga. Kadang heran juga, tidak banyak hal menarik di sini, selain gundukan tanah di tepi jalan yang nyaman buat duduk ataupun piknik, tapi hampir tiap akhir pekan banyak yang berkunjung di sini. Ya, kadang memang bisa terlihat matahari terbenam, tapi aku tidak yakin orang-orang itu sengaja menunggu sunset.

Jadi ingat waktu kecil, karena rumah di pinggir jalan, sering bersama teman-teman sekedar nongkrong di jembatan pinggir kali sambil melihat mobil yang berlalu lalang, terutama bis antar kota. Ya wajar, karena dulu kan di kampung, mobil masih jadi barang mewah.

Selesai jogging, sekalian mau makan malam. Fresh market sudah tutup saat sore, tapi di bagian luarnya banyak tempat makan yang buka. Aku mutar-mutar sebentar, tapi tidak ada yang membuatku tertarik.


Akhirnya cuma nyobain nasi hainam di ruko seberangnya. Lumayan.
 

30 July 2022

Sarapan di Rummah GoA

Pagi ini kembali mencoba jogging ringan, lebih banyak jalan kaki, ya setidaknya untuk olahraga, mencoba meningkatkan stamina. Dari arah St. Jurangmangu, aku ke arah Boulevard Bintaro.

Jalanan tampak sepi, mungkin karena akhir pekan dan masih pagi, dan tampak beberapa orang juga berolahraga seperti bersepeda ataupun jogging dan jalan kaki. Aku belok ke arah Pasar Modern, terus menuju perumahan Puri Bintaro.

Di Perumahan Puri Bintaro ada semacam "danau", dan saat ini sedang dikeruk lumpurnya agar bisa menampung debit air lebih lama, sebelum dialirkan ke sungai selanjutnya. Secara tidak langsung ini adalah bagian untuk mencegah, atau setidaknya mengurangi, potensi banjir di sekitar ini dan juga di daerah aliran sungai yang lebih bawah. Aku perhatikan sih kompleks-kompleks besar dan elite biasanya menyiapkan hal seperti ini meski belum tentu bisa menjamin akan bebas banjir juga, tapi setidaknya cukup efektif saat debit air masih dalam batas normal.

Habis lari, aku coba mampir di Cafe Rummah Goa, yang persis ada di samping St. Jurangmangu dan dekat kampus UPJ. Tempatnya tergolong tersembunyi, karena tidak di pinggir jalan, juga tidak dekat dari parkiran stasiun. Konsepnya lumayan unik dan nyentrik, memanfaatkan lahan di lereng sungai.

Sayangnya, mungkin karena masih terlalu pagi, menu yang tersedia hanyalah menu sarapan, padahal aku berencana sekalian mau makan siang. Tapi ya sudahlah, sudah terlanjur. Aku pesan roti bakar dan pempek, serta soda merk Badak. Lumayan.


 Saat sedang makan, aku sempat mendengar obrolan antara tamu yang ingin memesan tempat untuk sebuah acara dengan pengelola cafe ini. Dari obrolan itu aku baru sadar kalau tempat ini dikelola oleh Dik Doank, sama dengan Kandank Jurank. Pantesan saja tempatnya unik.

Kalau malam hari tempatnya lebih menarik lagi, ya kapan-kapan nyobain lah.

10 July 2022

Kampus UPJ

Gedung kampus Universitas Pembangunan Jaya, yang alamatnya di Jl. Cenderawasih, tapi sebenarnya jalan masuknya lebih tepat di Boulevar UPJ yang notabene adalah jalan baru. 

Aku ingat dulu waktu kampus ini mulai dibangun, sekitar tahun 2015, kelihatan dari atas flyover Tegal Rota, penasaran gedung apa yang dibangun. Setelah selesai barulah tahu kalau ini kampus, bahkan nama UPJ saja aku baru tahu setelah kampus ini selesai.


Dari luar tampaknya hanya ada 2 bangunan utama. Selama ini aku belum pernah melihat lebih dekat, jadi belum tahu bagian dalamnya. Bangunan kampusnya tampak bergaya modern dan minimalis menurutku.


26 June 2022

Jogging Pakai Sepatu Rusak

Sudah lama aku gak jogging, terutama sejak ada anak-anak, ditambah lagi dengan datangnya pandemi. Padahal di rumah ada 3 pasang sepatu lari, meski beberapa adalah sepatu bekasnya Andre.

Nah pagi ini aku mulai bersemangat untuk jogging lagi, mulai dari awal karena dulu juga gak terlalu rutin. Eh, belum ada setengah kilo, sol sepatu sudah mengelupas. Walah .... gak pernah dipakai malah rusak gini. Aku mampir sebentar ke Alfa Midi beli lem serbaguna, terus mencoba ngelem sol sepatu itu, setidaknya buat pertolongan pertama saja biar pas jalan pulang gak terlalu parah.

Sebelum pulang mampir sebentar di warung soto Lamongan  Cak Gondrong di Tegal Rotan. Sempat nguping pembicaraan penjualnya, ada satu orang yang gak paham apa itu tongseng.  Masih muda sih, jadi mungkin belum sering bepergian dari kampung halamannya. Tapi jadi bahan pertanyaan, setahuku tongseng adalah hidangan yang cukup populer di Jawa, tapi ternyata tidak di Jawa Timur sana.

Ada orang yang sedang mencoba membersihkan sampah yang nyangkut di sungai di samping Bintaro Exchange yang penuh dengan sampah. Sampahnya kebanyakan dari daerah lain di atasnya, daerah perkampungan dan real estate kelas menengah yang warganya masih hobi buang sampah di sungai. 


 Cafe GoA dengan tata letak yang cukup unik, persis di samping stasiun Jurangmangu, mengambil tempat di lereng sungai. Jelas dikembangkan oleh orang yang jeli dan punya nilai seni. 

Update: belakangan baru tahu kalau pemilik cafe GoA ini adalah Dik Doank, orang yang sama yang punya Kandank Jurank, pantes saja.

23 June 2022

Bi-Coffee

Penasaran dengan cafe yang satu ini setelah melihat postingan Instagram ibu-ibu dari teman sekelas El yang ngumpul di sini. Tampak pemandangannya bagus, dengan beberapa kolam ikan yang aku pikir bakal membuat anak-anak senang bermain.

Makanya hari ini pas ada kesempatan aku ajak anak-anak ke sini, sekalian dengan keluarganya Anggit (suami + Jorel), karena aku minta tolong Anggit bawain beberapa keperluan kerja ke "kantor" pakai mobilnya. Lumayan siang-siang nongkrong dan makan, karena suasananya seperti ini, jadi terasa asri dan sejuk.

Cara pesannya secara "online", ada barcode di tiap meja, jadi pesan dulu di aplikasi/web, baru kemudian melakukan pembayaran di kasir. Harga makanan termasuk mahal, ya standard makanan di mall. Tapi sekali-sekali ya gak masalah.


 Karena letak meja yang terpisah cukup jauh, juga ada beberapa bungalow, lumayan cocok kalau buat ngumpul kerja bareng di sini, meski sayangnya gak semua lokasi ada colokan listriknya.

Selain kolam ikan, ada juga burung dan unggas tertentu yang dipajang di sini, jadi bisa menarik perhatian anak-anak. Saking betahnya, bukan karena makanannya, anak-anak agak susah diajak pulang, sempat sedikit rewel. Kalau harga makanannya sedikit lebih ramah dompet sih gak masalah sering-sering ke sini. 

Bintaro View From Gramedia Building

Akhir tahun gak ada acara apa-apa, jadi iseng saja pergi ke Gramedia buat lihat-lihat buku, mumpung pandemi sudah berlalu. Ini pemandangan k...