Showing posts with label Idul Fitri. Show all posts
Showing posts with label Idul Fitri. Show all posts

02 May 2022

Lebaran ke Kebayoran Lama - 2022

Anak-anak berpose sebentar di lingkungan stasiun Kebayoran Lama. Ya, kali ini aku mengajak mereka untuk bersilaturahmi di hari raya, ke satu-satunya saudara dekat yang aku miliki di Jakarta. Apalagi jaraknya tidak jauh dari rumah, dan dapat dijangkau dengan kereta api, jadi lebih mudah. Anak-anak sih belum paham, cuma ikut jalan-jalan saja, ketimbang suntuk di rumah saja.

Mereka belum terlalu kenal dengan keluarga mbak Dar (atau bagi mereka adalah Bude Dar dan Pakde Udin). Lama gak datang ke sini, syukurlah kondisi rumah mereka sudah jauh lebih bagus dan rapi.

Kebetulan ada Fatih, anaknya Wahyu yang seumuran dengan mereka, dan ceriwis minta ampun. Langsung mengajak mereka bermain, apa saja yang ada di rumah saat itu dan juga melihat hamster peliharaan Bagas. Bagas sendiri saat itu sedang tidur siang.

Setelah puas main, dan pas hujan mulai reda, aku ajak anak-anak ke Mal Gandaria City, jalan kaki saja karena dekat.

Di sini mereka naik kereta Gandaria Express sebentar, ya padahal mereka barusan naik kereta api beneran, tapi namanya juga anak-anak, yang penting senang.

Tidak banyak yang bisa mereka nikmati di mall ini, jadi aku ajak mereka mampir ke toko mainan sebentar dan membiarkan mereka memilih mainan yang mereka inginkan, tentu aku batasi harganya. El memilih mainan pistol Nerf, sedang Fe memilih boneka dan mainan lilin.


Sore hari kami pulang mumpung hujan sudah reda. Awalnya mau langsung naik taksi atau GoCar ke rumah, tapi ternyata susah dapatnya. Mungkin karena hari libur, juga hari raya, jadi banyak yang gak mau narik jadi supir. Bahkan taksi biasapun susah, aku lihat banyak yang antri di lobi mall untuk mencari taksi. Akhirnya aku pesan ojek online saja ke stasiun, terus kembali naik kereta api lagi. 


Sambil menunggu kereta tiba, yang agak lama, kami melihat kolam ikan di dalam stasiun.



Idul Fitri 2022

Setelah sempat dilarang dan sempat juga diadakan dengan protokol kesehatan yang ketat akibat pandemi, dengan jumlah peserta yang lebih sedikit, tahun ini sholat ied di kompleks kembali diadakan dengan cukup meriah.

Tetap sebisa mungkin mengikuti aturan-aturan dalam protokol kesehatan terkait pencegahan Covid-19, warga saat ini lebih antusias mengikuti sholat ied di Hari Raya Idul Fitri tahun ini, mengingat PPKM sudah mulai dilonggarkan.

Seingatku, setidaknya selama aku pindah ke lingkungan ini, ini kali pertama sholat ied mengundang khatib dari warga luar kompleks. Biasanya cukup dari para ulama yang ada lingkungan kompleks saja. Sepertinya beberapa warga mulai ada yang mudik ke kampung halaman, sesuatu yang sempat tertunda selama 2 tahun belakangan.

Memang sebagian warga sudah ada yang mudik, tapi ada juga warga yang berencana mudik hari ini, usai sholat ied di kompleks.






Selama dua tahun terakhir, warga tidak melakukan acara salam-salaman usai usah sholat, demi mencegah penyebaran virus. Tapi kali ini sudah lebih "berani", jadi acara rutin ini kembali dilakukan. Termasuk acara foto bersama, yang tentunya meriah dan gak ingin dilewatkan.








 Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir batin. Semoga semua amal ibadah diterima oleh Yang Maha Kuasa. Semoga tahun depan hari raya lebih meriah lagi karena pandemi sudah berlalu.

13 May 2021

Idul Fitri 1442 H


Meski datang telat karena salah perhitungan waktu dan ngantuk berat, lumayan lah masih sempat motret kegiatan sholat ied Idul Fitri tahun ini di lapangan kompleks, yang dilakukan dengan protokol kesehatan.

Secara jumlah, tentu tidak sebanyak waktu belum pandemi, apalagi saat ini sudah ada juga yang "nekat" mudik, meski harus jauh-jauh hari sebelumnya.









 Demi tetap menjaga jarak dan mengikuti aturan protokol kesehatan, tidak ada foto bersama seusai acara. Tapi bukan berarti gak ada emak-emak yang gak foto-foto dong, pokoknya harus tetap eksis :D

29 June 2019

Halal Bi Halal 2019


Acara halal bi halal di kompleks, pertama kali diadakan di mushola yang baru. Pesertanya tidak terlalu banyak, mungkin karena libur cukup panjang jadi banyak yang belum pulang mudik. Selain itu ada beberapa warga yang tidak tahu - agak aneh juga.



Kali ini aku mengajak Fe, sementara El lagi sibuk bermain bersama bibi di tempat lain. Sengaja, soalnya kalau mengajak El, bakal heboh berkeliaran ke sana ke mari, malah repot. Fe sendiri juga mondar-mandir, tapi tidak seagresif El, selain masih kecil, juga relatif lebih anteng.


05 June 2019

Tradisi Lebaran : Kebayoran Lama


Selfie duru bareng anak wedok di stasiun, dalam perjalanan menuju Kebayoran Lama, melanjutkan tradisi lebaran, berkunjung ke keluarga dekat di sana. Kali ini giliran Fe yang aku ajak, soalnya kalau El pasti gak betah.


Benar dugaanku, meskipun awalnya Fe sempat takut-takut, tapi tak lama dia sudah akrab dengan budhenya ini. Malah cukup betah, dan memang lumayan kondisi rumah sekarang sudah jauh lebih bagus dan nyaman. Meski cuma makan krupuk dan emping, tapi Fe enjoy saja.

Serba Serbi Idul Fitri 2019


Pagi ini terbangun karena dering telpon dari pak Permadi, biasa mengingatkan buat foto-foto. Semalam sempat begadang hingga habis subuh, makanya terlambat bangun. Sampai di lapangan pas sholat ied akan dimulai.



... peserta termuda, cukup anteng meski hanya dibekali botol minyak telon...


... selalu senang motret bapak satu ini, warna rambut gondrongnya khas, padahal belum jadi kakek ...


...dan tak ketinggalan, pasti ada kucing yang "menginthili", sementara aku lupa bawa makanan kucing.


Kali ini Pak Syamsul bertindak sebagai iman dan khotib, dengan kotbah melanjutkan kothbah tahun lalu, terkait mudik.


Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin.


Tak lupa, akhir acara selalu ditutup dengan foto bersama dan selfie-wefie. Selain untuk dokumentasi, apa gunanya baju baru, ya kan? Hehehe

15 June 2018

Idulfitri 2018 (1439H)


Meski tidak seramai tahun lalu, sholat ied tahun ini di kompleks berjalan dengan lancar.


Aku pikir acara mulai jam 8, eh ternyata jam 6.30 (jauh ya). Makanya aku datang telat, meski sudah bangun cukup awal dan sudah diingatkan oleh salah satu warga.


Ya setidaknya masih sempat meliput kotbahnya dari awal sampai akhir. Pak Syamsul menyampaikan kotbah tentang pulang kampung, dengan gayanya yang khas selayaknya dosen.



Selalu aja ada warga yang berusaha mendokumentasikan ulahku mendokumentasikan acara ini hehehe.


Menurunnya jumlah peserta tahun ini salah satunya karena banyaknya warga yang mudik. Apalagi liburan tahun ini lumayan lama dan bersamaan dengan liburan sekolah. Selain itu ada beberapa warga yang mengikuti sholat ied di tempat lain.


Bedug ini hampir selalu hadir, meski hanya digunakan saat malam takbiran. Sebelumnya sempat rusak (robek) dan sudah diperbaiki. Ternyata semalam robek lagi. Biasanya bedug diletakkan di samping kanan mimbar, kali ini aku usul agar diletakkan di sebelah kiri dan agak jauh dari mimbar, agar tidak menghalangi saat memotret jemaah dari arah depan.

Setelah acara selesai, bedug ini bisa jadi properti buat foto-foto.


Kali ini, dan mungkin seterusnya, para remaja dan pemuda diberdayakan untuk membantu berbenah. Salah satunya mengangkat bedug kembali ke mushola 😆.

Selamat hari raya Idulfitri 1439 H.
Semoga semua berbahagia.

Bintaro View From Gramedia Building

Akhir tahun gak ada acara apa-apa, jadi iseng saja pergi ke Gramedia buat lihat-lihat buku, mumpung pandemi sudah berlalu. Ini pemandangan k...