Showing posts with label Neighbourhood. Show all posts
Showing posts with label Neighbourhood. Show all posts

02 December 2022

Robohnya Atap Mushola Lama

Siang ini penasaran kok beberapa tetangga berkumpul di pos dekat mushola lama. Rupanya atap bangunan bekas mushola, yang sudah tidak dipakai lagi itu, roboh karena tiangnya keropos dan ada tanaman di atasnya yang menambah beban.


 

Selain itu juga kabel-kabel listrik jadi gak teratur, jadi bapak-bapak kompleks mencoba merapikan dan memperbaiki.

Status bangunan, dan juga tanah, bekas mushola ini jadi tidak jelas, setelah mushola yang baru selesai dibangun dan digunakan. Bahkan pos tempat warga dulu sering nongkrong bareng juga sudah jarang digunakan. Warga lebih sering nongkrong di mushola yang lebih luas dan rapi.

20 August 2022

Perayaan 17an Lagi

Anak-anak, termasuk El dan Fe, menyanyikan beberapa lagu nasional, untuk mengawali acara lomba memperingati HUT Kemerdekaan RI di kompleks. Sudah sekitar seminggu mereka berlatih, dilatih oleh Bu Adhi dan beberapa warga lain. 

Setelah dua tahun berlalu tanpa ada acara seperti ini terkait pandemi Covid-19, tahun ini kembali acara ini diadakan dengan cukup meriah dan dihadiri banyak warga, tetap masih dengan menerapkan beberapa tindakan sesuai protokol kesehatan.

Selain anak-anak mudah (dan remaja) yang kembali berkiprah sebagai panitia penyelenggara, kembali Pak Reza dipercaya untuk menjadi MC acara.

Bisa dibilang ini debut keikutsertaan Fe dalam lomba 17an, kebetulan ada beberapa anak yang cukup sebaya dengannya. Dia ikut lomba sederhana saja, menempel "ekor" dari tali rafia ke gambar kuda yang ditempel di dinding, dengan mata tertutup. Hasilnya, Fe dapat juara kedua.

El juga ikutan lomba, hanya saja dia bergabung dengan kelompak anak yang rata-rata lebih besar dibanding dia. 

El mengikuti lomba bawa kelereng pakai sendok, dan hasilnya kurang bagus, beberapa kali kelerengnya jatuh dan harus diulang lagi. Yang penting seru, tetap semangat El!




... stok makanan yang selalu melimpah ...


.. bapak-bapak yang tak kalah heboh saat ngerumpi dan bergosip ...


El kembali ikut lomba dengan anak-anak sepantaran dia, mencoba memasukkan pensil dalam botol, dan ternyata dia juga kesulitan melakukannya. Seperti bapaknya dulu waktu kecil, juga jarang bisa menang lomba 17an hehehe.




Meski tidak menang lomba, setidaknya anak-anak senang karena bisa bermain bebas dengan teman-teman sebayanya.

Untuk para orangtua juga ada lomba tertentu, yang lebih bersifat buat senang-senang saja, hadiahnya sih gak penting.






Kurang lengkap rasanya acara lomba 17an kalau tidak ada tarik tambang (dan makan kerupuk, yang kali ini tidak diadakan). Jadi meski tidak ada lomba khusus, tapi tambang untuk pertandingan ini tetap disedikan sehingga bisa dimanfaatkan juga untuk bermain demi menambah keseruan acara.


Fe kali ini senang bisa bawa pulang hadiah.



 Di akhir acara ada pengundian door price dengan berbagai macam hadiah, seperti kipas, rice cooker, dan televisi sebagai hadiah utama. Secara kebetulan, hadiah utama ini diterima oleh pak Tono, yang mulai tahun ini menjadi pengurus kompleks. Selamat!

10 July 2022

Iduladha 2022

Meski ada permintaan dari tetangga untuk memotret sholat ied di kompleks hari ini, tapi aku terpaksa menolak untuk kali ini. Aku ingin jalan-jalan dan menikmati liburan dengan suasana yang berbeda. Jadi aku jalan-jalan sepanjang jalan Cenderawasih ke arah Tegal Rotan hingga Pasar Modern sektor 7, melihat bagaimana warga sekitar merayakan Iduladha tahun ini. Soalnya sudah mulai longgar, jadi praktis sudah makin banyak warga yang ikut sholat ied di lapangan.

Ini sholat ied di salah satu masjid dekat kantor kecamatan Sawah Lama. Beberapa anak tampak lebih memilih bermain saat orangtua mereka khusus sholat.

Di masjid jami seberang mal BXC, tampak sebagian orang duduk di pinggir jalan saat mengikuti sholat ied, mungkin karena masjid dan halamannya sudah penuh.

Namanya juga anak-anak, apa saja dipakai bermain, apalagi ini hari libur.

Warga mengerumuni hewan korban yang disiapkan di sebuah mushola di kawasan Tegal Rotan. Maklum, warga kota sepertinya jarang melihat hewan ternak hehehe. Mungkin mereka juga menunggu ritual penyembelihan dan pembagian daging korban, sesuatu yang tidak bisa dilihat setiap hari.

Baru setelah tengah hari aku pulang ke rumah dan langsung mengajak anak-anak ke mushola ikut ngumpul dengan warga. Sengaja pas hewan korban sudah dipotong semuanya dan tinggal menunggu dibagi-bagi ke warga sekitar. Karena ada sisa, sebenarnya aku dapat jatah 2 kantong. Tapi yang satu kantong aku titip ke tetangga agar ikut dimasak buat nanti malam. Soalnya di rumah juga belum tentu ada yang makan.

Malam harinya bapak-bapak mengadakan bakar-bakaran daging korban, yang sudah dibumbui dan disiapkan dalam bentuk sate. Aku ajak anak-anak juga karena memang bakal ada anak-anak lain yang bermain, jadi kesempatan buat mereka ngumpul. 


 Sate yang sudah selesai dibakar langsung ludes disantap, selain memang enak, bumbunya pas dan dagingnya juga empuk. Dari anak2 hingga orangtua menunggu waktu sate matang dibakar.

Jadi ingat tahun lalu, ada acara seperti ini juga dan aku telat datang, pas datang sudah habis dagingnya :-D.

02 May 2022

Idul Fitri 2022

Setelah sempat dilarang dan sempat juga diadakan dengan protokol kesehatan yang ketat akibat pandemi, dengan jumlah peserta yang lebih sedikit, tahun ini sholat ied di kompleks kembali diadakan dengan cukup meriah.

Tetap sebisa mungkin mengikuti aturan-aturan dalam protokol kesehatan terkait pencegahan Covid-19, warga saat ini lebih antusias mengikuti sholat ied di Hari Raya Idul Fitri tahun ini, mengingat PPKM sudah mulai dilonggarkan.

Seingatku, setidaknya selama aku pindah ke lingkungan ini, ini kali pertama sholat ied mengundang khatib dari warga luar kompleks. Biasanya cukup dari para ulama yang ada lingkungan kompleks saja. Sepertinya beberapa warga mulai ada yang mudik ke kampung halaman, sesuatu yang sempat tertunda selama 2 tahun belakangan.

Memang sebagian warga sudah ada yang mudik, tapi ada juga warga yang berencana mudik hari ini, usai sholat ied di kompleks.






Selama dua tahun terakhir, warga tidak melakukan acara salam-salaman usai usah sholat, demi mencegah penyebaran virus. Tapi kali ini sudah lebih "berani", jadi acara rutin ini kembali dilakukan. Termasuk acara foto bersama, yang tentunya meriah dan gak ingin dilewatkan.








 Selamat Hari Raya Idul Fitri, mohon maaf lahir batin. Semoga semua amal ibadah diterima oleh Yang Maha Kuasa. Semoga tahun depan hari raya lebih meriah lagi karena pandemi sudah berlalu.

Bintaro View From Gramedia Building

Akhir tahun gak ada acara apa-apa, jadi iseng saja pergi ke Gramedia buat lihat-lihat buku, mumpung pandemi sudah berlalu. Ini pemandangan k...