20 October 2020

Bersepeda di Lapangan

Beberapa hari terakhir ini anak-anak kompleks lebih sering bermain sepeda di lapangan yang sempit ini. Mereka beradu balap mengitari lapangan yang kecil. Mungkin karena untuk bermain sepakbola, jumlah orangnya terlalu sedikit, jadi perlu ada alternatif permainan.

El juga tidak mau ketinggalan, ikut balapan dengan sepeda roda empatnya. Masalahnya, keberadaannya cukup mengkuatirkan, karena anak-anak lain yang lebih besar sering ngebut, dan El sendiri tidak mengikuti aturan, jadi sering seenaknya saja menentukan jalur. Pokoknya ikut balapan. Akibatnya seringkali anak-anak yang lain harus menghindari El agar tidak terjadi tabrakan yang berbahaya.

Agak uji nyali juga melihat El bermain dengan anak-anak yang lebih besar ini.


 

14 October 2020

Berkunjung ke Sekolah

Berhubung ada masalah dengan jaringan internet, El tidak bisa mengikuti pelajaran online hari ini. Karena kebetulan ada dokumen yang perlu diserahkan ke pihak sekolah, jadi aku ajak saja anak-anak datang ke sekolah.

Tentu saja El dan Fe antusias sekali bermain di sekolah, dengan berbagai wahana permainan yang ada. 

Ternyata ada juga beberapa anak yang berkunjung ke sekolah, jadi agak ramai juga. Ada juga bu Debi yang sedang hamil dan sebentar lagi akan cuti melahirkan.

Hanya saja kunjungan ini sebentar saja, karena aku juga ada kerjaan di rumah. Berulang kali El dan Fe berkata agar kapan-kapan main lagi di sekolah.

 

02 October 2020

Pakai Batik di Hari Batik Nasional

Fe mengikuti gerakan kakaknya El saat mengikuti upacara bendera secara online. Untuk memperingati hari Batik Nasional, para murid dianjurkan memakai baju batik, meskipun sekolah tetap dilakukan secara online.



 El masih kurang antusias mengikuti pelajaran online, jadi harus diawasi dan dibimbing. Dia hanya semangat kalau diminta mengerjakan sesuatu.

01 October 2020

Bermain Saat Bulan Purnama

Sesekali mengajak anak-anak bermain malam-malam, mumpung terang bulan purnama. Ini juga sekaligus nyobain mainan baru - gawang mainan. El dan Fe sih semangat saja kalau diijinkan bermain di luar, termasuk malam-malam.


Mereka sangat antusias bermain, bahkan sempat enggan diajak pulang. Tapi ya sudah jam 9 lebih, harus pulang lah. Anak-anak sebaya mereka rata-rata dah pada tidur.


 

30 September 2020

Pagi Yang Terik di Situ Bungur

Sekali-kali jalan-jalan ke Situ Bungur pas pagi hari, niatnya sambil olahraga. Tapi ternyata, meski belum jam 9, rasanya sudah panas menyengat. Sejak pagi sudah banyak warga yang nongkrong buat mancing di pinggir danau.


Kotak yang kosong di papan larangan ini sebelumnya adalah larangan memancing, terus dihilangkan. Gak mungkin melarang warga untuk memancing di tempat ini - sepertinya memancing menjadi hobi banyak orang, dan dimana ada tempat yang kemungkinan ada ikan yang bisa dipancing, bakal ada saja orang yang mancing - entah sungai, danau atau rawa, bahkan selokan.



 Pengunjung danau pagi hari tidak sebanyak saat sore. Mungkin karena bukan hari libur juga, lagipula memang panasnya gak bikin betah, beda dengan kalau sore hari sudah cenderung teduh.

27 September 2020

Waterbeads / Watergel - Cocok buat Tanaman Indoor

Watergels atau waterbeads sangat cocok untuk jadi hiasan dalam rumah karena bisa jadi alternatif media tanam yang bersih, dan juga warnanya macam-macam.


Sangat praktis jika dibandingkan dengan memakai tanah ataupun air. Kalau tanah kan cenderung bikin kotor. Sementara kalau pakai air, selain gampang tumpah, harus rajin dicek agar tidak jadi sarang jentik nyamuk.



 Sejauh ini memang tidak semua tanaman cocok memakai watergels ini, tapi setidaknya tanaman yang gampang tumbuh - seperti gingseng jawa atau jenis krokot - cocok diletakkan dengan media tanam ini. Pas buat hiasan dalam ruangan. Kalau airnya sudah habis, tinggal direndam lagi dengan air, gak butuh waktu lama.

26 September 2020

Origami Karya Pak Reza

Anak-anak senang bermain di rumah pak Reza, apalagi keluarga pak Reza sangat "welcome" dengan kehadiran anak-anak ini. Saking terbiasanya, mereka sudah biasa mengambil es teh sendiri dari kulkas, dan kadang makan nasi. Kadang malu, tapi toh mereka tidak masalah, malah senang dengan kehadiran bocah-bocah ini. 


Kali ini pak Reza membuatkan origami dari kertas bekas untuk mereka berdua. Ada bentuk burung, juga kelinci. Aku cuma bisa bikin pesawat dan kapal, sementara pak Reza masih hafal berbagai macam bentuk.



 Menjelang maghrib, kami pindah berman di lapangan, tentu saja sambil membawa origami yang tadi dibuat. Biasanya ada anak-anak remaja bermain sepakbola di sini sampai maghrib.

Bintaro View From Gramedia Building

Akhir tahun gak ada acara apa-apa, jadi iseng saja pergi ke Gramedia buat lihat-lihat buku, mumpung pandemi sudah berlalu. Ini pemandangan k...