I just try to capture an ordinary life --- moments, things, places, peoples, etc. --- with a simple skill
I believe that we can find many interesting things in life, even in a very simple thing.
21 November 2013
From Somerset to Dhoby Ghaut
Sebuah dekorasi dalam rangka menyambut "festival" Natal dipasang di depan TripleOne Somerset. Kebetulan siang ini selesai rapat bos menurunkanku di dekat sini dan aku pulang sendiri karena dia ada rapat lagi. Berhubung besok tidak ada lagi hal mendesak, aku manfaatkan saja buat jalan-jalan.
Sepasang muda-mudi berjalan menyusuri trotoar, sang wanita menggunakan payung karena siang ini cuaca sangat terik. Trotoar yang sangat ramah dengan pejalan kaki, lebar dan asri. Andai trotoar kayak gini ada di Jakarta, kemungkinan bakal penuh dengan PKL atau jadi parkir motor tak resmi.
Ini salah satu gedung kantor pos milik jaringan SingPos di persimpangan antara jalan Orchard dan Kiliney. Di samping itu mungkin semacam PO BOX, ada loker-loker kecil yang kemungkinan berisi surat-surat. Di bagian belakang adalah kafe Chivas.
Seorang bapak tua menuntun sepedanya melewati sebuah karya seni di depan Regency House, - sebuah hunian elit di tengah kota Singapura ini. Memang jalanan sedikit menanjak, jadi bapak ini menghemat tenaga sedikit dan selanjutnya kembali mengayuh sepedanya.
Kok aku baru sadar kalau di sebelah Istana Park ada cafe, dan disampingnya kolam yang membuat suasana cafe ini tampak menarik.
Salah satu bunga di Istana Park... bunga ungu (gak tahu namanya)... Tapi bunga ini sih aku juga sering lihat di Jakarta.
Nah, ada satu lagi yang mengejutkanku. Ternyata di seberang dari cafe, masih di kawasan Istana Park, ada semacam bangunan mirip Joglo dengan beberapa kursi yang bisa dipakai buat istirahat. Terbuka untuk umum. Wah, bisa buat istirahat atau kerja kalau lagi bosan di dalam mal. Dengan kolam air di dekatnya dan pepohonan di sekitar, meskipun ada di samping jalan raya, kurasa tempat ini terasa tenang untuk istirahat sejenak. Lain kali lah ...
Sebuah motor trail diparkir di taman Dhoby Ghaut Green. Yang menarik perhatianku bukanlah modelnya (atau harganya), tapi dekorasi "chasing" yang mirip grafiti. Entah apakah ini standard atau stiker pasangan.
Youth Park
Youth Park seharusnya menjadi ajang anak-anak muda berkreasi atau berinteraksi, ya setidaknya itu yang terbersit saat ada taman diberi nama taman kawula muda, tentu saja bukan berarti anak-anak dan orang tua tidak boleh mengunjunginya. Mungkin itu juga tujuan adanya taman ini, yang terletak tak jauh dari jalan Orchard, dan ada prasasti yang menyebutkan kalau taman ini diresmikan oleh Goh Chok Tong.
Selain adanya tembok yang penuh grafiti, deretan kursi taman yang juga penuh cat warna-warni, ada pula bangunan mirip bis - The Red Bus. Aku tidak sempat menyelidiki apa sebenarnya fungsi dan isi bangunan ini, tapi kuakui bentuknya unik. Apa mungkin dulu ada bis semacam ini?
Di belakang S'cape, tampak gedung menjulang yang kalau gak salah adalah Mandarin Orchard. Kedua bangunan itu bisa terlihat dari Youth Park.
... dan burung-burungpun tidak pernah ketinggalan, selalu nongol di setiap taman. Kali ini justru lebih banyak burung dara daripada burung myna.
Sebelum pulang, motret mbak yang lagi asyik ngerokok di taman. Awalnya enggan motret, karena toh tertutup oleh dahan pohon yang mungkin jatuh karena hujan lebat semalam. Tapi kok justru dahan pohon itu jadi semacam "frame", pas dengan posisi objek fotonya.
18 November 2013
Flower
Sepulang dari makan siang, aku lihat bunga yang agak unik seperti ini, dan lagi-lagi aku gak tahu apa nama bunganya. Aku jarang melihat bunga seperti ini,meskipun seingatku sih aku ini bukan pertama kalinya aku melihatnya.
Ayam Penyet at Bedok Food Center
Siang ini aku makan siang sendirian di Bedok Food Center, sekitar 5 menit jalan kaki dari rumah bos. Entah mengapa, meskipun dekat rumah, bos gak pernah mengajakku makan di tempat ini,jadi ini kunjunganku yang pertama.
Rupanya di sini ada beberapa tempat yang menyediakan makanan "berbau" Indonesia. Mulai dari ayam penyet, goreng pisang, sate, gado-gado, dan sebagainya. Bahkan untuk yang menjual ayam penyet, seingatku kurang lebih ada 3-4 warung, dan masing-masing menganggap diriny sebagai nomor 1.
Nah, pilihanku siang ini adalah paket ayam penyet. Ayamnya besar dengan sedikit kremes. Sebelum disajikan, ayam itu digebukin dulu sama penjualnya, - mungkin itu sebabnya disebut penyet. Selain nasi dan ayam, ada sambal dan sayur asem. Untuk sayur asem rasanya tidak jauh beda dengan yang biasa aku nikmati di Indonesia. Tapi rasa ayamnya berbeda, aku seperti merasakan bumbu kari di dalamnya, yang langsung membuatku terbayang masakan India :(
Kesimpulan, ayam penyet yang ini belum cocok dengan seleraku.
Bonus : pagar salah satu apartment yang ada di samping foodcourt.
Masjid Al-Taqua at Jl Bilal - Bedok
Dari Bedok Road, sebuah menara masjid tampak terlihat diantara atap rumah penduduk. Setiap jumat siang aku selalu melihat kerumunan orang dari arah jalan Bilal, yang baru saja melakukan ibadah shalat jumat.
Karena penasaran, hari ini aku melihat masjid ini. Masjidnya tidak terlalu megah, tapi punya aula yang cukup luas untuk menampung banyak orang. Menara yang terlihat lebih seperti kubah, karena tidak terletak di bangunan terpisah.
Yang agak unik, bagiku, justru ada kran-kran air yang diletakkan di pinggir jalan, di luar areal parkir dan aku yakin ini untuk wudhu.
Saat aku melangkah pergi, terdengar suara adzan. Saat aku sampai di jalan raya, suara adzan itu masih terdengar, tapi sayup-sayup saja.
Update: kalau ingin melihat foto-foto bagian dalam masjid ini, bisa lihat di link berikut http://www.beautifulmosque.com/al-taqua-mosque-in-jalan-bilal-singapore/
17 November 2013
Immigration at Terminal 3
Inilah gerbang imigrasi di Terminal 3 Bandara Changi Singapura. Sejak awal bulan ini, Lion Air beroperasi di Terminal 3, entah apa alasannya. Terminal ini tampaknya sih lebih nyaman, tapi karena sudah terlalu malam aku gak sempat ekplorasi. Gara-gara delay satu jam lebih dengan alasan antrian penerbangan di bandara CGK terlalu padat.
Sebuah patung besar ada di depan gerbang imigrasi, menggambarkan sepasang pria dan wanita dewasa, entah apa yang hendak diceritakan. Meski tampak telanjang, tapi patung ini tidak terkesan vulgar.
Di salah satu sudut sudah ada beberapa dekorasi bernuansa Natal. Beberapa pengunjung tentu saja sempat memanfaatkan dekorasi ini untuk berfoto ria. Dekorasi yang sederhana, tapi tetap menarik.
Bonus :
Karena sudah kelaparan, keluar gerbang jam 10 lebih, aku mampir di Heavenly Wang. Untunglah sebelum berangkat aku sempat mengganjal perut dengan burger kecil dari AW. Di warung Wang ini aku pesan mi laksa. Rasanya lumayan.
10 November 2013
Orange Cars
Sebuah mobil Lamborghini, - entah tipe apa, gak terlalu paham soal mobil -, diparkir di samping gedung JCC. Mobilnya sih keren, dan pasti mahal menurutku, tapi bagiku suaranya norak, berisik, gak jauh beda sama bajaj orange :p
Heran juga, apa mobil mahal seperti ini gak bisa dibuat suaranya mulus dan tidak menambah polusi suara ya? Atau orangnya sengaja bikin suara berisik untuk pamer "Ini nih, mobil mahaaaaallll (pemberian babe gue)". Sorry, bukannya sirik, cuma gak masuk akal sehat aja.
Di belakang mobil berisik tadi ada Jeep Wragler. Kebetulan aku gak lihat pas mobil ini parkir, jadi gak tahu suaranya kayak apa. Waktu kecil aku gak suka mobil jenis jeep ini, modelnya kurang keren dibanding mobil lain, semacam sedan. Tapi lihat model yang baru seperti ini, pandanganku berubah. Apalagi yang warnanya putih, model yang gak pasaran - sayangnya harganya masih lebih mahal daripada harga rumah kontrakanku :D
Ya, sapa tahu ada rejekin nomplok dan halal kan? (ngarep mode : On)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Bintaro View From Gramedia Building
Akhir tahun gak ada acara apa-apa, jadi iseng saja pergi ke Gramedia buat lihat-lihat buku, mumpung pandemi sudah berlalu. Ini pemandangan k...
-
Patung khas suku Asmat (kalau gak salah) terlihat berdiri kokoh dari gerbang keberangkatan terminal 2D bandara Soekarno Hatta Cengkaren...
-
Pagi ini perlu menjadi saksi dalam sidang perceraian kakakku di daerah Cibinong, dan biar hemat aku putuskan naik kereta api. Sebenarnya ...
-
Meskipun dekat rumah, sudah agak lama aku gak ngajak El jalan-jalan ke Bintaro Exchange Mall (BXC), meskipun hampir tiap hari melewatinya...



























