29 July 2011

Neighbor's Children


Kaka dan kakaknya sedang bermain ayunan di depan rumah Arya yang sedang sepi.


Ayu, Luna dan Arya. Mereka sering bermain di dalam rumah, entah ngejar-ngejar kucing, atau kadang main-main dengan gitar dan bernyanyi bersama. Terpaksa aku harus belajar lagi lagu anak-anak, prihatin juga melihat anak-anak kecil itu lebih fasih nyanyi lagunya Smash, the Virgin dan 7icon :(


Arya, Luna dan Iyan. Ketiga anak ini sama-sama belum bersekolah, sehingga waktu aku kerja di rumah, mereka sering mampir untuk ikutan bermain. Apalagi semenjak ada kucing kecil di rumah.

03 July 2011

Tourists at Tugu


Serombongan turis lokal dan asing menyeberang di perempatan tugu Jogja, di tengah cuaca panas yang terik.

Bike And Harvest


Sepeda dan panen padi - icon pedesaan yang selalu membuatku merasa kangen dengan kampung halaman.

18 June 2011

Small Reunion

Sore ini ada janjian reuni kantor Invosa. Sebenarnya sih berawal dari ultah Dessy, terus aku palakin, maksain dia buat nraktir. Akhirnya dia kepikiran kenapa gak bikin acara kumpul-kumpul sekalian. Deal, meskipun mendadak, pemberitahuan sempat diumumkan lewat YM dan Facebook. Anggit yang membuat event lewat FB, sayangnya justru dia yang pagi hari menyatakan tidak bisa datang karena ada keperluan mendadak.


Eh, pas aku nunggu Yari di halte Slipi, Wahyu lewat. Dia harus ke kantor karena ada tugas lembur mendadak (wuih .. .pasti gede nih lemburan di hari libur), jadi dia gak bisa ikutan ngumpul.


Yari muncul dari jembatan penyeberangan sambil senyam-senyum. Cukup lama juga kami tidak bertemu, sejak dia mengundurkan diri, komunikasi juga agak jarang. Ternyata gak banyak bedanya...

Kami berdua naik busway menuju Matraman, berhubung Dessy mengusulkan acara diadakan di Tamani Cafe, biar dekat dengan tempat kursusnya.


Ini adalah pesananku, Chicken Rice Bowl (kurang lebih begitulah). Porsi dan rasanya tidak mengecewakan, meskipun harganya sedikit mengecewakan :(


Kalau nasi goreng itu pesanan Eyang Sony, porsinya pas buat dia. Kalau kurang, cobeknya bisa diembat sekalian :)


Akhirnya yang menghadiri acara ini cuma 5 orang (plus satu orok). Selain karena acara mendadak (cuma sehari pemberitahuan), setiap orang sepertinya sudah terlalu sibuk dengan urusan masing-masing, keluarga maupun pekerjaannya. Cuma kelima orang itu yang gak sibuk hehehe...


... pose diulang, karena pose sebelumnya dianggap kurang menarik.

Baiklah, semoga di lain kesempatan bisa kumpul-kumpul lagi dengan jumlah peserta yang lebih banyak. Mungkin pas acara buka puasa ... entah kapan.

17 May 2011

Viewing Taman Mini from Sky Lift


Seekor kucing dengan santai berjalan di samping antrian pengunjung yang ingin mencoba Sky Lift, salah satu fasilitas yang ada di Taman Mini Indonesia Indah.  Dengan kereta gantung itu, kita bisa menikmati pemandangan di areal TMII yang cukup luas dari udara.


Sebelum kereta berangkat, masih bisa bergaya dan cengengesan ....







... pemandangan alam buatan yang cukup menakjubkan ...



Yah, meskipun kaki gemeteran karena phobia ketinggian, dua orang di sebelahku masih mencoba buat bergaya :D

12 May 2011

Keroncong at Bentara Budaya Jakarta

Gara-gara penasaran dengan game Angry Birds versi web, aku jadi terlambat nonton pertunjukan keroncong di Bentara Budaya Jakarta (Kompas-Gramedia). Padahal sebenarnya di kantor lagi gak banyak kerjaan.
Di gerbang BBJ, Pak Wid yang menyambut dengan mBak Isna sedikit menghibur " baru tiga lagu kok".


Acara yang digelar oleh YPKT kali ini bertajuk "Apresiasi dan Sosialisasi Musik Keroncong", dengan menampilkan Batavia Mood yang dikomandoi oleh Mas Ages (bukan nama sebenarnya ... hehehehe) dan OK Laras Swara.

Dalam kesempatan ini Mas Ages sempat memberikan sedikit gambaran tentang musik keroncong sebagai musik asli Indonesia, dan perbedaan antara musik Keroncong Asli, Langgam dan Stambul.


Mas Totot, yang bisa dibilang sebagai tuan rumah, sedang menyanyikan lagu favoritnya, Kr. Dewi


... sedang mBak Lala kebagian membawakan lagu langgam.


Ki Lurah KC, mas Adi, selalu pimpinan YPKT sedang menyampaikan sambutan singkat terkait penyelenggaraan event ini.


Tak ketinggalan dedengkot Keroncong Tugu, mas Andre, juga diminta menyanyi dan dia membawakan salah satu stambul kesukaannya "Stambul Jampang".


Seperti biasa, foto-foto dulu sebelum pulang, waktu sudah menunjukkan lebih jam 10 malam. Dari event ini, diharapkan sosialisasi musik keroncong bisa terus berkesinambungan.

Oh ya, kalau penasaran bagaimana lagu Matsuri karya Kitaro dinyanyikan dengan irama keroncong, bisa cek di link berikut http://youtu.be/6CC4BFmDJQw

06 May 2011

Neighbor's Cats


Tetangga di kontrakan baruku punya 7 ekor kucing, 4 diantaranya masih anak-anak. Semua tergolong kucing rumahan yang jinak, malah termasuk manja. Karena kami sering memberi makan, mereka jadi hobi masuk ke dalam rumah dan membuat kehebohan (kebisingan) saat meminta makanan.

Abah, kucing dewasa paling bongsor.
Panjangnya sekitar setengah meter, belum termasuk ekornya.

Kome, kucing betina dewasa yang lemot minta ampun.
Meskipun lemot, dia yang paling galak. Dua kali aku dicakar olehnya.

Panter, kucing jantan dewasa berwarna hitam pekat.
Termasuk liar, sering keluyuran meskipun tetap saja jinak.

Cempreng, anak kucing paling berisik dengan suara serak menyebalkan.

Nunung, mirip cempreng, brisik tapi suaranya tidak terlalu serak.
Anak kucing yang badannya paling kecil.

Panda, anak kucing yang penyakitan, dengan warna bulu hitam-putih.
Kepala hampir pitak, mungkin karena kena penyakit atau jamur.

Kucrut, anak kucing yang badannya paling besar dan paling gemuk.
Ini adalah favorit kami. Tidak terlalu berisik, tapi usilnya minta ampun.
Bisa mendeteksi tempat menyimpan makanan dan hobinya tidur di bawah tivi.

Bintaro View From Gramedia Building

Akhir tahun gak ada acara apa-apa, jadi iseng saja pergi ke Gramedia buat lihat-lihat buku, mumpung pandemi sudah berlalu. Ini pemandangan k...