
Setelah lama hanya berkeliaran di lantai 3, Anggoro (nama yang diberikan oleh Deni untuk kucing kampung ini), ternyata mulai berkeliaran dalam ruangan, khususnya lantai 1 yang sepi saat malam. Malah dia sepertinya hampir tiap malam tidur di situ. Keset di bawah motor pun cukup nyaman baginya.

Entah apa yang dia cari, mondar-mandir di atas meja kaca. Pantesan aja tiap pagi meja itu terlihat kotor, kadang tampak bulu-bulu halus.
No comments:
Post a Comment