
Keberadaan para penjual jamu tradisional keliling ini masih sering bisa dijumpai, entah di pedesaan, perkotaan, dan khususnya kompleks perumahan. Mereka masih bertahan di tengah maraknya supermarket dan pertokoan yang menjual obat-obatan serta suplemen yang lengkap. Mungkin rasa nostalgia dan semangat "kembali ke alam" menjadi pendorong tetap bertahannya para konsumen jamu gendong ini.
No comments:
Post a Comment